Banjir Terjang 8 Kota-Kabupaten Sulsel, Makassar dan Soppeng Terparah

- Jurnalis

Sabtu, 21 Desember 2024 - 18:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir besar melanda sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan delapan kota dan kabupaten terkena dampak parah akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut.

Banjir besar melanda sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan delapan kota dan kabupaten terkena dampak parah akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut.

JAKARTA, koranmetro.com – Banjir besar melanda sejumlah daerah di Sulawesi Selatan (Sulsel), dengan delapan kota dan kabupaten terkena dampak parah akibat hujan lebat yang mengguyur kawasan tersebut. Dua daerah yang paling terdampak adalah Makassar, ibu kota provinsi Sulsel, dan Soppeng, yang dilaporkan mengalami kerusakan yang cukup signifikan.

Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), banjir mulai menggenangi sejumlah pemukiman pada Selasa, 19 Desember 2024, setelah hujan deras turun selama beberapa hari berturut-turut. Di Makassar, banjir menggenangi banyak kawasan, termasuk jalan utama, rumah warga, dan fasilitas publik. Beberapa titik rawan banjir seperti kawasan Panakukang dan Tamalanrea tercatat mengalami genangan yang cukup dalam.

Baca Juga :  Kecelakaan Truk vs Mobil di Tol Desari, 1 Orang Dievakuasi ke RS

Soppeng, yang terletak sekitar 200 kilometer dari Makassar, juga tidak luput dari terjangan banjir. Desa-desa di kecamatan Lalabata dan Marioriawa terendam, dengan ketinggian air mencapai lebih dari satu meter. Sebagian besar warga di kedua daerah tersebut terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain Makassar dan Soppeng, banjir juga melanda beberapa wilayah lain seperti Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Maros. Dampak banjir ini juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur, termasuk jembatan dan jalan yang terputus, serta menghancurkan tanaman pertanian yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Duta Palma Group Dituduh Merugikan Negara Rp 4,7 Triliun dalam Kasus Pengolahan Kelapa Sawit

Pemerintah Provinsi Sulsel bersama BPBD dan TNI/Polri terus melakukan upaya penanganan darurat, termasuk pendistribusian bantuan sembako dan peralatan evakuasi untuk warga yang terdampak. Sejumlah posko pengungsian juga telah dibuka di berbagai titik untuk memberikan tempat tinggal sementara bagi korban banjir.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa, namun ribuan warga terpaksa mengungsi akibat terendamnya rumah dan lahan mereka. Pemerintah setempat meminta masyarakat untuk tetap waspada karena cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Berita Terkait

Dari Liter ke Penumpang, Reformasi Subsidi BBM yang Lebih Tepat Sasaran
Gempa Besar Filipina Guncang Sulawesi, Picu Tsunami Kecil di Maluku Utara
Indonesia Deportasi Buronan Warga Negara AS Tersangka Pelecehan Seksual
Korupsi Imigrasi Terstruktur dari Daerah hingga Pusat, KPK Ungkap Praktik Sistemik yang Mengakar
Paris dan Kalkulasi Diplomasi Prabowo, Membangun Kemitraan Strategis di Tengah Dinamika Global
Prestasi Gemilang Sulawesi, Tiga Kota Raih Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Berkat Penekanan Pengangguran
TNI AL Berhasil Cegah Penyelundupan 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
Pesan Jokowi di Balik Dukungan Bara JP untuk Prabowo-Gibran Dua Periode
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:31 WIB

Dari Liter ke Penumpang, Reformasi Subsidi BBM yang Lebih Tepat Sasaran

Minggu, 7 Juni 2026 - 11:29 WIB

Indonesia Deportasi Buronan Warga Negara AS Tersangka Pelecehan Seksual

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:31 WIB

Korupsi Imigrasi Terstruktur dari Daerah hingga Pusat, KPK Ungkap Praktik Sistemik yang Mengakar

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:29 WIB

Paris dan Kalkulasi Diplomasi Prabowo, Membangun Kemitraan Strategis di Tengah Dinamika Global

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:48 WIB

Prestasi Gemilang Sulawesi, Tiga Kota Raih Penghargaan Pemda Berprestasi 2026 Berkat Penekanan Pengangguran

Berita Terbaru