Menag Nasaruddin Umar Rombak Jajaran Pejabat Ditjen Haji dan Umrah

- Jurnalis

Kamis, 9 Januari 2025 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah melakukan perombakan besar di jajaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama.

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah melakukan perombakan besar di jajaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama.

JAKARTA, koranmetro.com – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar telah melakukan perombakan besar di jajaran Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) Kementerian Agama. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi dan profesionalitas dalam penyelenggaraan layanan ibadah haji dan umrah di Indonesia.

Perombakan Pejabat Ditjen PHU

Pada acara pelantikan yang digelar di Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Menag meresmikan rotasi sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Ditjen PHU. Selain itu, turut dilantik 16 pejabat struktural yang terdiri dari 8 pejabat administrator, 4 pejabat pengawas, dan pengukuhan 4 pejabat administrator lainnya.

Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin Umar menekankan pentingnya keikhlasan dalam menjalankan amanah. “Jabatan ini adalah tanggung jawab besar. Jangan hanya dilihat sebagai tugas, tetapi juga sebagai ibadah,” ujarnya. Menag berharap rotasi ini mampu membawa angin segar dan semangat baru dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya jamaah haji dan umrah.

Baca Juga :  15 Orang Meninggal Akibat Tertimbun Tanah di Lokasi Tambang Solok

Fokus pada Profesionalitas

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Hilman Latief, juga menegaskan pentingnya profesionalitas dalam menjalankan tugas. “Jabatan ini bukan hanya sekadar amanah, tetapi juga menuntut profesionalitas dan integritas tinggi,” katanya.

Hilman mengungkapkan bahwa perombakan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperbaiki sistem dan layanan haji serta umrah, yang menjadi salah satu prioritas utama Kementerian Agama.

Upaya Meningkatkan Pelayanan

Kementerian Agama terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji dan umrah. Beberapa inisiatif strategis sedang disiapkan, termasuk digitalisasi layanan, optimalisasi penyelenggaraan di Tanah Suci, dan perbaikan sistem manajemen haji secara menyeluruh.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Panggil Jaksa Agung dan PPATK, Strategi Baru dalam Memerangi Korupsi dan Perizinan Ilegal!

Menag Nasaruddin Umar juga meminta para pejabat baru untuk berkoordinasi dengan berbagai pihak demi menyukseskan penyelenggaraan ibadah haji 2025, yang diperkirakan akan melibatkan jumlah jamaah lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Kesimpulan

Perombakan jajaran pejabat Ditjen PHU ini menunjukkan keseriusan Kementerian Agama dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan haji dan umrah yang semakin kompleks. Dengan komitmen dan sinergi antarpejabat, diharapkan pelayanan kepada jamaah dapat terus meningkat dan memberikan pengalaman ibadah yang lebih baik.

Kementerian Agama juga mengajak masyarakat untuk memberikan masukan dan mendukung langkah-langkah perbaikan ini demi keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di masa mendatang.

Berita Terkait

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional
Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan
DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Duka dari Misi Perdamaian, Satu Lagi Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 11:07 WIB

WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20 WIB

Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:27 WIB

Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:14 WIB

Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB