Fans Argentina Ngamuk Usai Kalah di Final Piala Dunia, Bentrok dengan Polisi

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kekalahan Argentina dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026 memicu amarah besar di kalangan suporter. Ribuan fans Argentina.

Kekalahan Argentina dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026 memicu amarah besar di kalangan suporter. Ribuan fans Argentina.

JAKARTA, koranmetro.com – Kekalahan Argentina dari Spanyol di Final Piala Dunia 2026 memicu amarah besar di kalangan suporter. Ribuan fans Argentina yang berkumpul di berbagai kota langsung turun ke jalan dan terlibat bentrok dengan polisi. Insiden ini menjadi salah satu momen paling memilukan pasca-final.

Kronologi Bentrok

Setelah pertandingan usai, suporter Argentina yang kecewa berkumpul di Buenos Aires dan beberapa kota besar lainnya. Awalnya aksi damai, namun emosi yang memuncak membuat sebagian massa melempar botol, kembang api, dan benda-benda lainnya ke arah aparat. Polisi yang bersiaga sejak awal berusaha membubarkan massa dengan gas air mata dan water cannon.

Baca Juga :  Krisis Pasien Luka Korban Gempa Menumpuk di Luar RS Ibu Kota Myanmar

Beberapa video yang beredar di media sosial memperlihatkan suasana chaos dengan asap tebal dan teriakan massa. Korban luka dilaporkan dari kedua belah pihak.

Reaksi Pihak Berwenang

Pemerintah Argentina langsung mengeluarkan imbauan agar masyarakat tetap tenang. Polisi setempat menyatakan akan menindak tegas pelaku kekerasan dan perusakan fasilitas umum.

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) juga menyampaikan permintaan maaf atas insiden yang terjadi dan meminta suporter menjaga sportivitas.

Respons Publik

Kejadian ini menuai berbagai reaksi. Banyak yang memahami kekecewaan suporter, namun mengecam aksi kekerasan yang merusak citra Argentina sebagai negara pecinta sepak bola. Sementara itu, netizen di seluruh dunia menyoroti pentingnya sportivitas dalam menghadapi kekalahan.

Baca Juga :  Perserikatan Bangsa PBB Klaim 20.000 Jenazah Disimpan di Bandara Bogota, Kolombia Membantahnya

Pelajaran dari Insiden Ini

Insiden ini menjadi pengingat bahwa emosi suporter harus dikelola dengan baik. Kekalahan di final memang menyakitkan, tapi kekerasan bukanlah solusi. Harapan besar kini tertuju pada Argentina untuk bangkit dan tampil lebih baik di turnamen mendatang.

Kekalahan Argentina di Final Piala Dunia 2026 memang meninggalkan luka mendalam. Namun, aksi kekerasan suporter yang berujung bentrok dengan polisi seharusnya tidak terjadi. Mari dukung tim nasional dengan cara yang positif dan tetap menjaga sportivitas.

Berita Terkait

Media Italia Soroti Kekalahan Telak 0-3 AC Milan dari Chelsea di Jakarta
Marine One Trump Hampir Langgar Jarak Aman dengan Jet Komersial di Washington, Prosedur Pasca-Tragedi 2025 Dipertanyakan
Kekeringan Sungai Danube Ungkap Bangkai Kapal Perang Nazi dan Fosil Mamut
Hamas Sepakat Serahkan Senjata Berat di Gaza, Sementara Warga AS Nilai Perang Iran Tak Sebanding
Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto, Ledakan di Aeon Mall Picu Kepanikan, Sejumlah Orang Terjebak
Ditekan AS karena Warga Israel Dilarang Masuk Malaysia, Anwar Ibrahim Ogah Tunduk
Skuad Argentina Ketahuan Membelakangi Pesta Juara Spanyol di Final Piala Dunia 2026
Hasil Perancis Vs Inggris 4-6, Drama 10 Gol Warnai Kemenangan Dramatis Tiga Singa
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Media Italia Soroti Kekalahan Telak 0-3 AC Milan dari Chelsea di Jakarta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Marine One Trump Hampir Langgar Jarak Aman dengan Jet Komersial di Washington, Prosedur Pasca-Tragedi 2025 Dipertanyakan

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Kekeringan Sungai Danube Ungkap Bangkai Kapal Perang Nazi dan Fosil Mamut

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Hamas Sepakat Serahkan Senjata Berat di Gaza, Sementara Warga AS Nilai Perang Iran Tak Sebanding

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:14 WIB

Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto, Ledakan di Aeon Mall Picu Kepanikan, Sejumlah Orang Terjebak

Berita Terbaru