Cikande Serang Banten Jadi Daerah Terpapar Radiasi Radioaktif

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan Kawasan Industri Modern Cikande di Kabupaten Serang, Banten sebagai wilayah terpapar radiasi Cs-137 (Cesium-137).

Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan Kawasan Industri Modern Cikande di Kabupaten Serang, Banten sebagai wilayah terpapar radiasi Cs-137 (Cesium-137).

JAKARTA, koranmetro.com – Pemerintah Indonesia secara resmi menetapkan Kawasan Industri Modern Cikande di Kabupaten Serang, Banten sebagai wilayah terpapar radiasi Cs-137 (Cesium-137). Penetapan status “kejadian khusus” ini dilakukan setelah hasil investigasi mengungkap adanya kontaminasi material radioaktif pada produk udang beku yang diekspor ke luar negeri.

Cesium-137 adalah zat radioaktif buatan yang tidak ditemui secara alami. Biasanya ia digunakan untuk keperluan industri seperti alat ukur aliran atau densitas. Dalam kasus Cikande, Bapeten menemukan scrap metal (logam bekas) yang mengandung Cs-137 di tempat pengumpulan logam bekas dan di beberapa titik lain di kawasan industri tersebut.

Baca Juga :  Budi Arie Mengungkapkan Pesan Khusus Jokowi di Akhir Jabatannya untuk Berantas Judi Online

Tindak lanjut temuan ini mencakup pengambilan sampel radiologi, monitoring lingkungan hingga radius lima kilometer, serta pemasangan pagar pengaman dan garis polisi di lokasi-lokasi yang terkontaminasi untuk mencegah warga mendekat. Pemerintah juga melakukan dekontaminasi terhadap beberapa titik, memindahkan benda-benda terkontaminasi ke tempat penyimpanan aman, serta menyiapkan pemeriksaan kesehatan massal bagi warga dan pekerja di kawasan terdampak.

Kontaminasi ini bukan hanya soal lingkungan atau kesehatan lokal, tetapi juga memiliki implikasi bagi kepercayaan internasional terhadap produk ekspor Indonesia. Pengolahan produk perikanan, terutama udang beku, menjadi sorotan karena ditemukan kandungan radiasi dalam beberapa kontainer. Pemerintah pun memperketat pengawasan barang keluar masuk kawasan industri, memasang sistem deteksi radiasi pada kendaraan dan kontainer, dan memperjelas tanggung jawab perusahaan terkait.

Baca Juga :  Hujan Lebat, Pencarian 32 Korban Longsor di Gorontalo

Meskipun berbagai langkah sudah diambil, masih banyak tantangan untuk menuntaskan masalah ini secara menyeluruh. Warga sekitar perlu dievakuasi dari area kontaminasi, edukasi tentang bahaya radiasi harus ditingkatkan, dan regulasi pengelolaan limbah industri harus dilaksanakan dengan ketat agar kejadian serupa tidak terulang. Cikande menjadi alarm bagi pemerintah dan masyarakat akan pentingnya keamanan lingkungan, pengawasan bahan radioaktif, dan transparansi publik agar hak atas lingkungan yang sehat tetap terjaga.

Berita Terkait

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Usulan Gaji Minimum Dokter IDI, Mengurai Sumber Pendapatan di Tengah Sistem JKN
Prabowo Tiba di New Delhi, Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Jumat, 25 September 2026 - 11:50 WIB

Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN

Senin, 21 September 2026 - 10:59 WIB

Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:13 WIB

Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru

Mengeluh adalah respons alami manusia. Saat merasa lelah, kecewa, atau tertekan, mengeluarkan keluhan sering kali terasa melegakan.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengeluh, Batas Antara Pelepasan Emosi yang Sehat dan Kebiasaan yang Merusak

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:27 WIB