Fenomena Thrifting Fashion, Gaya Hidup Ramah Lingkungan yang Kian Populer

- Jurnalis

Selasa, 23 September 2025 - 17:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Dalam beberapa tahun terakhir, thrifting fashion atau belanja pakaian bekas berkualitas semakin menjadi tren di kalangan anak muda Indonesia. Awalnya, aktivitas ini identik dengan pasar loak atau toko barang second hand, namun kini thrifting telah bertransformasi menjadi gaya hidup modern yang dianggap keren sekaligus ramah lingkungan. Banyak toko offline maupun online menjual pakaian impor preloved dengan kualitas baik, mulai dari kaos branded hingga jaket vintage yang sulit ditemukan di pasaran.

Salah satu daya tarik utama thrifting adalah harganya yang jauh lebih terjangkau dibanding pakaian baru. Hal ini memungkinkan konsumen untuk mendapatkan barang bermerek dengan biaya rendah. Selain faktor ekonomi, thrifting juga mendukung konsep sustainable fashion, yaitu mengurangi limbah tekstil dengan memanfaatkan kembali pakaian yang masih layak pakai. Tren ini sejalan dengan meningkatnya kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan dan gaya hidup berkelanjutan.

Baca Juga :  Negara Yang Bebas Visa untuk Paspor Indonesia

Selain itu, thrifting membuka peluang bagi anak muda untuk bereksperimen dengan gaya pribadi. Setiap potongan pakaian yang ditemukan sering kali unik dan tidak mudah dijumpai di toko konvensional, sehingga memberikan kebebasan berekspresi dalam berbusana. Tidak sedikit influencer dan konten kreator yang membagikan tips thrifting di media sosial, membuat fenomena ini semakin populer dan menginspirasi banyak orang untuk mencobanya.

Baca Juga :  Bubur Ase, Kuliner Legendaris Betawi yang Hampir Punah

Walaupun demikian, thrifting tetap membutuhkan ketelitian. Pembeli harus jeli memilih barang, memeriksa kualitas jahitan, serta memastikan kebersihan pakaian. Biasanya, setelah membeli, pakaian thrifting perlu dicuci dengan benar agar tetap higienis dan nyaman dipakai.

Fenomena thrifting fashion membuktikan bahwa berpenampilan stylish tidak selalu identik dengan barang baru atau mahal. Justru melalui thrifting, seseorang bisa tampil unik, hemat biaya, sekaligus mendukung gerakan menjaga lingkungan. Inilah alasan mengapa thrifting kini bukan sekadar tren sesaat, melainkan bagian dari budaya fashion yang terus berkembang.

Berita Terkait

Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Baju Warna Apa? 15 Pilihan Terbaik yang Bikin Tampil Glowing
Sabrina Chairunnisa Tampil Natural di Yonsei Summer School, Elegan dan Percaya Diri
Panduan Optimal, Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Suplemen Agar Manfaat Maksimal
Dakota Johnson dan Alexander Skarsgård Resmi Jadi Duta Global Valentino Beauty untuk Era Parfum Baru
Anggunnya Dua Lipa di Pelaminan, Gaun Chanel Haute Couture Bersejarah yang Memukau Dunia
5 Tips Memilih Lembaga Sertifikasi yang Kredibel untuk Fresh Graduate
4 Shio yang Diprediksi Rezekinya Melimpah di Bulan Juni 2026
Puma Speedcat Multiverse, Menemukan Gaya Pribadi Melalui Sepatu Ikonik
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:05 WIB

Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Baju Warna Apa? 15 Pilihan Terbaik yang Bikin Tampil Glowing

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:35 WIB

Sabrina Chairunnisa Tampil Natural di Yonsei Summer School, Elegan dan Percaya Diri

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WIB

Panduan Optimal, Kapan Waktu Terbaik Mengonsumsi Suplemen Agar Manfaat Maksimal

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:45 WIB

Dakota Johnson dan Alexander Skarsgård Resmi Jadi Duta Global Valentino Beauty untuk Era Parfum Baru

Sabtu, 27 Juni 2026 - 11:17 WIB

Anggunnya Dua Lipa di Pelaminan, Gaun Chanel Haute Couture Bersejarah yang Memukau Dunia

Berita Terbaru

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) resmi menetapkan logo resmi untuk Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama yang akan digelar pada tahun 2026.

NASIONAL

PBNU Tetapkan Logo Muktamar Ke-35 NU, Ini Maknanya

Senin, 20 Jul 2026 - 11:07 WIB