Gadis 12 Tahun Korban Kekerasan Seksual di Makassar Berhasil Kabur Saat Pelaku Salat Jumat

- Jurnalis

Minggu, 13 April 2025 - 20:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasus ini juga menekankan pentingnya pendidikan tentang kekerasan seksual dan perlindungan anak di kalangan masyarakat

Kasus ini juga menekankan pentingnya pendidikan tentang kekerasan seksual dan perlindungan anak di kalangan masyarakat

JAKARTA, koranmetro – Seorang gadis berusia 12 tahun yang menjadi korban kekerasan seksual di Makassar berhasil melarikan diri dari pelaku saat pelaku sedang melaksanakan salat Jumat. Kejadian ini menyoroti masalah serius mengenai kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia, yang masih menjadi isu yang sangat memprihatinkan.

Gadis tersebut diculik dan mengalami kekerasan seksual selama beberapa waktu. Pada saat pelaku meninggalkan rumah untuk pergi salat, dia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melarikan diri. Keberanian gadis ini dalam melarikan diri menunjukkan pentingnya dukungan dan perlindungan bagi korban kekerasan seksual.

Baca Juga :  Bareskrim Koordinasi dengan Imigrasi untuk Cekal Kades Kohod & Tiga Tersangka Lain

Kejadian ini telah menarik perhatian masyarakat dan pihak berwenang. Banyak yang menyerukan tindakan tegas terhadap pelaku kekerasan seksual dan perlunya peningkatan sistem perlindungan anak. Lembaga-lembaga terkait di Makassar diharapkan dapat memberikan dukungan psikologis dan hukum kepada korban.

Baca Juga :  Mengapa Rapat DPD RI Kerap Ricuh Saat Membahas Jabatan Pimpinan

Kasus ini juga menekankan pentingnya pendidikan tentang kekerasan seksual dan perlindungan anak di kalangan masyarakat. Kesadaran yang lebih tinggi dapat membantu mencegah kejadian serupa di masa depan dan memberikan dukungan yang lebih baik bagi korban.

Berita Terkait

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Sejarah Megalodon, Hiu Raksasa Purba yang Pernah Menguasai Lautan Purba, dan Jejaknya di Museum Megalodon
Nadiem Makarim Jalani Operasi Keempat di Tengah Hari Raya, Tetap Hadir dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Penghormatan Terakhir untuk Juwono Sudarsono, Jenazah Mantan Menhan Disemayamkan di Kementerian Pertahanan
Transparansi TNI Diuji, Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus dan Tuntutan Akuntabilitas Publik
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 1 April 2026 - 11:10 WIB

Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB

Senin, 30 Maret 2026 - 14:07 WIB

Sejarah Megalodon, Hiu Raksasa Purba yang Pernah Menguasai Lautan Purba, dan Jejaknya di Museum Megalodon

Senin, 30 Maret 2026 - 11:14 WIB

Nadiem Makarim Jalani Operasi Keempat di Tengah Hari Raya, Tetap Hadir dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Berita Terbaru