JAKARTA, koranmetro.com – Jetour T2, SUV hybrid yang semakin populer di Indonesia, kerap menjadi bahan perbincangan karena menggabungkan desain tangguh dengan teknologi hybrid. Salah satu pertanyaan terbesar konsumen adalah: seberapa irit sebenarnya konsumsi BBM Jetour T2 saat digunakan di dalam kota maupun di jalan tol atau luar kota?
Kami melakukan tes konsumsi BBM secara real-world dengan rute campuran di Jakarta dan sekitarnya untuk memberikan gambaran yang lebih akurat.
Spesifikasi Singkat Mesin Jetour T2
Jetour T2 menggunakan sistem hybrid Dedicated Hybrid Transmission (DHT) dengan konfigurasi sebagai berikut:
- Mesin bensin 1.5 liter turbo
- Motor listrik
- Transmisi DHT (Dedicated Hybrid Transmission)
- Kapasitas baterai kecil (self-charging hybrid)
- Sistem penggerak roda depan (FWD)
Tenaga total sistem hybrid mencapai sekitar 326 hp, dengan torsi yang cukup besar untuk SUV sekelasnya.
Hasil Tes Konsumsi BBM
1. Penggunaan di Dalam Kota (Jakarta) Rute: Kemacetan ringan hingga sedang (jalan raya dalam kota + sedikit macet) Kecepatan rata-rata: 18–25 km/jam Hasil konsumsi BBM: 11,8 – 13,2 km/liter
Catatan: Saat sering berhenti dan jalan pelan, sistem hybrid bekerja cukup optimal. Motor listrik sering membantu saat start-stop, sehingga konsumsi BBM lebih irit dibandingkan SUV bensin murni sekelasnya.
2. Penggunaan di Luar Kota / Tol Rute: Jakarta – Bogor – Puncak (campuran tol dan jalan biasa) Kecepatan rata-rata: 70–90 km/jam Hasil konsumsi BBM: 16,4 – 18,7 km/liter
Pada kecepatan stabil di tol, mesin bensin bekerja lebih efisien dan sistem hybrid jarang masuk mode full electric. Namun, angka ini masih cukup baik untuk SUV berbobot sekitar 1,7 ton dengan tenaga besar.
3. Rute Campuran (Kota + Tol) Rata-rata keseluruhan: 14,5 – 15,8 km/liter
Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi BBM
- Gaya Berkendara: Akselerasi halus dan jarang menginjak gas dalam menghasilkan angka yang lebih irit.
- Beban Kendaraan: Saat membawa penumpang penuh dan barang, konsumsi bisa turun 1–2 km/liter.
- Mode Berkendara: Mode Eco memberikan hasil paling irit, sementara mode Sport jauh lebih boros.
- Kondisi AC: AC menyala penuh di cuaca panas Jakarta cukup memengaruhi efisiensi.
Jetour T2 ternyata menawarkan konsumsi BBM yang cukup kompetitif untuk kelas SUV hybrid. Di dalam kota, angka 12–13 km/liter sudah tergolong irit mengingat ukuran dan tenaganya. Sementara di luar kota atau tol, 16–18 km/liter adalah hasil yang cukup memuaskan.
Secara keseluruhan, Jetour T2 bisa dikatakan sebagai salah satu SUV hybrid yang cukup efisien di kelasnya, terutama jika Anda sering berkendara di dalam kota dengan lalu lintas macet. Bagi yang sering melakukan perjalanan jauh di tol, konsumsi BBM-nya juga masih masuk akal.








