Kebocoran Data :10 Miliar Password Terekspos

- Jurnalis

Senin, 8 Juli 2024 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah kebocoran data besar telah terjadi, di mana hampir 10 miliar password telah terekspos. File bernama RockYou2024.txt berisi hampir 10 miliar bocoran password yang berbeda, tepatnya 9.948.575.739 kata sandi. Ini disebut sebagai kebocoran data terbesar di dunia, mengalahkan rekor RockYou2021.txt yang berisi 8,4 miliar kata sandi. File RockYou2024.txt dibocorkan oleh pengguna bernama ObamaCare pada 4 Juli 2024 dalam forum peretasan populer 

File RockYou2024.txt merupakan kompilasi pelanggaran data yang dikumpulkan dari 2021 hingga 2024. Para peretas alias hacker mengembangkan kumpulan data dengan menjelajahi internet untuk mencari kebocoran data, menambahkan 1,5 miliar atau sebanyak 15 persen kata sandi sejak kebocoran tahun 2021.

Baca Juga :  Edge Computing, Masa Depan Internet Cepat dan Efisien di Indonesia

Para peneliti mengungkapkan bahwa para pelaku ancaman bisa mengeksploitasi RockYou2024 untuk serangan brute force dan mendapatkan akses tidak sah dari beragam akun online oleh tiap individu dengan password yang ada dalam kumpulan data. 

Meskipun kebocoran ini merupakan kasus yang sangat besar, penting bagi pengguna internet untuk memeriksa keamanan password mereka atau mengubahnya secara berkala sebagai langkah pencegahan. 

Dengan kebocoran data sebesar ini, penting bagi individu untuk meningkatkan kesadaran akan keamanan data pribadi mereka dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi akun online mereka dari potensi penyalahgunaan.

Baca Juga :  Indonesia Darurat Jaringan LTE dan 5G, Menghadapi Tantangan Infrastruktur Digital

Ini merupakan kebocoran data yang sangat besar dan memperlihatkan pentingnya kesadaran akan keamanan data pribadi serta perlunya tindakan pencegahan yang tepat.

Berita Terkait

Operasi Senyap 6 Bulan, Hacker Klaim Bobol Superkomputer China dan Curikan 10 Petabyte Data Sensitif
Dominasi Raksasa Digital Awal 2026, Google dan YouTube Tetap Unggul, ChatGPT Menembus 5 Besar Dunia
Gelombang Ransomware Berbasis AI, Ancaman Kejahatan Siber Terbesar di 2025
Robot Humanoid Elon Musk dan Zuckerberg, Penjualan Meroket dengan Harga Fantastis Miliaran Rupiah
Telkomsel Waspada Gelembung AI, Strategi Investasi yang Lebih Bijak dan Terukur
100 Kata Sandi Paling Lemah di Dunia, Kalau Masih Pakai, Akunmu Sudah “Terbuka Lebar”
Penelitian Terbaru, AI Search Engine Kerap Mengandalkan Situs Berkualitas Rendah sebagai Sumber Utama
Blockchain untuk Infrastruktur Internet Nasional, Meningkatkan Keamanan dan Kepercayaan Digital
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 11:14 WIB

Operasi Senyap 6 Bulan, Hacker Klaim Bobol Superkomputer China dan Curikan 10 Petabyte Data Sensitif

Senin, 30 Maret 2026 - 11:06 WIB

Dominasi Raksasa Digital Awal 2026, Google dan YouTube Tetap Unggul, ChatGPT Menembus 5 Besar Dunia

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:07 WIB

Gelombang Ransomware Berbasis AI, Ancaman Kejahatan Siber Terbesar di 2025

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:40 WIB

Robot Humanoid Elon Musk dan Zuckerberg, Penjualan Meroket dengan Harga Fantastis Miliaran Rupiah

Jumat, 19 Desember 2025 - 11:19 WIB

Telkomsel Waspada Gelembung AI, Strategi Investasi yang Lebih Bijak dan Terukur

Berita Terbaru

Paus Leo XIV kembali menjadi sorotan dunia internasional setelah secara konsisten menyampaikan pesan-pesan damai dan antiperang di tengah berbagai konflik global yang sedang berlangsung.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Tegaskan Sikap Antiperang, Trump, Saya Tidak Peduli

Senin, 13 Apr 2026 - 12:37 WIB