Kemacetan Parah di Sekitar Monas, Mobil Pejabat Ditemukan Parkir Sembarangan

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 19:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Namun, banyak pihak mendesak agar ada tindakan tegas terhadap pelanggaran aturan lalu lintas, termasuk jika pelanggaran tersebut dilakukan oleh pejabat atau kepala daerah

Namun, banyak pihak mendesak agar ada tindakan tegas terhadap pelanggaran aturan lalu lintas, termasuk jika pelanggaran tersebut dilakukan oleh pejabat atau kepala daerah

JAKARTA,koranmetro.com – Kemacetan parah kembali terjadi di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Selasa (18/2/2025). Lalu lintas di kawasan tersebut menjadi sorotan publik setelah sejumlah mobil mewah yang diduga milik pejabat dan kepala daerah ditemukan terparkir sembarangan di pinggir jalan, memperparah kondisi lalu lintas. Kejadian ini bertepatan dengan digelarnya sebuah acara resmi pemerintah di salah satu gedung sekitar Monas. Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan pejabat tinggi negara, yang diduga menjadi penyebab utama meningkatnya volume kendaraan di kawasan tersebut. Namun, yang memicu kemarahan masyarakat adalah banyaknya kendaraan dinas berpelat khusus yang diparkir sembarangan di bahu jalan, menghalangi arus lalu lintas.

Seorang pengendara yang terjebak macet selama hampir satu jam mengungkapkan kekesalannya. “Sudah macet parah, masih ditambah mobil-mobil ini parkir sembarangan. Bukannya memberikan contoh yang baik, malah bikin warga makin susah,” ujar Rudi, seorang warga yang melintas di kawasan tersebut. Kondisi ini memancing reaksi cepat dari petugas lalu lintas. Beberapa personel kepolisian terlihat mencoba mengatur arus kendaraan di tengah kerumunan mobil yang padat. Namun, upaya tersebut tetap sulit membuahkan hasil karena volume kendaraan yang terlalu tinggi ditambah dengan kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya. Juru bicara Dinas Perhubungan DKI Jakarta, dalam pernyataan resminya, menyayangkan kejadian tersebut.

Baca Juga :  Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan, di Padang Pariaman

Kami sangat menyesalkan adanya kendaraan yang parkir sembarangan, terutama di kawasan yang sudah padat seperti Monas. Semua pihak, termasuk pejabat, seharusnya mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa pihak Dishub akan segera berkoordinasi dengan panitia acara untuk memastikan hal serupa tidak terjadi lagi di masa mendatang. Sementara itu, sejumlah warganet turut meluapkan kekesalannya di media sosial.

Baca Juga :  BPNT Oktober 2024 Siap Cair Rp 400 Ribu ke Rekening Anda!" Segera Akses Cekbansos Kemensos

Foto-foto yang menunjukkan mobil dinas berpelat nomor khusus terparkir di bahu jalan menjadi viral, memicu kritik terhadap perilaku pejabat yang dinilai tidak memberikan teladan yang baik. Tagar seperti MonasMacet dan ParkirSembarangan pun sempat menjadi trending topic di Twitter .Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak penyelenggara acara terkait insiden ini. Namun, banyak pihak mendesak agar ada tindakan tegas terhadap pelanggaran aturan lalu lintas, termasuk jika pelanggaran tersebut dilakukan oleh pejabat atau kepala daerah. Kejadian ini sekali lagi menjadi pengingat bahwa kedisiplinan dan tanggung jawab dalam berlalu lintas harus diterapkan oleh semua kalangan tanpa terkecuali.

Berita Terkait

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Berita Terbaru

Manikur bukan sekadar mempercantik kuku, melainkan juga bagian dari perawatan tangan. Setiap jenis manikur punya karakteristik,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Panduan Memilih Manikur, 7 Jenis Populer dan Cocoknya untuk Setiap Kondisi Kuku

Selasa, 13 Okt 2026 - 11:21 WIB