Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat

- Jurnalis

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto berulang kali menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen keuangan pemerintah,

Presiden Prabowo Subianto berulang kali menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen keuangan pemerintah,

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Prabowo Subianto berulang kali menekankan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen keuangan pemerintah, melainkan alat strategis untuk melindungi rakyat Indonesia dari berbagai ancaman, baik ekonomi, pangan, energi, maupun gejolak global.

Pernyataan ini disampaikan Prabowo dalam beberapa kesempatan resmi, termasuk saat penyampaian Rancangan APBN 2026 di hadapan DPR RI.

Visi Prabowo terhadap APBN

Menurut Presiden Prabowo, APBN harus diarahkan untuk sebesar-besarnya kesejahteraan rakyat sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945. Ia memandang anggaran negara sebagai instrumen untuk mewujudkan Indonesia yang tangguh, mandiri, dan sejahtera.

Dalam pidato penyampaian RAPBN 2026, Prabowo menegaskan bahwa APBN 2026 dirancang dengan fokus utama pada empat bidang ketahanan strategis:

  • Ketahanan pangan
  • Ketahanan energi
  • Ketahanan ekonomi rakyat
  • Ketahanan pertahanan negara
Baca Juga :  Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun

Ia juga menekankan pentingnya efisiensi belanja negara. Pemerintah berhasil mengidentifikasi dan menyelamatkan ratusan triliun rupiah dari kebocoran dan pemborosan, yang kemudian dialihkan untuk program-program langsung yang bermanfaat bagi masyarakat, seperti perbaikan sekolah, rumah rakyat, dan program pangan.

Delapan Agenda Prioritas APBN 2026

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo memaparkan delapan agenda prioritas RAPBN 2026, antara lain:

  1. Swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional
  2. Ketahanan energi
  3. Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
  4. Pendidikan bermutu
  5. Kesehatan yang adil dan merata
  6. Penguatan ekonomi rakyat melalui koperasi dan UMKM
  7. Pertahanan rakyat semesta
  8. Percepatan investasi dan perdagangan global
Baca Juga :  Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa

Prabowo menegaskan bahwa di tengah gejolak ekonomi dunia, APBN harus mampu melindungi rakyat melalui stimulus ekonomi, jaring pengaman sosial, dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.

Efisiensi dan Disiplin Anggaran

Salah satu pesan kuat Prabowo adalah komitmen untuk memangkas pemborosan. Ia menyebut banyak anggaran selama ini rawan diselewengkan, termasuk perjalanan dinas, alat tulis kantor, dan pos-pos lain. Melalui upaya efisiensi dan penyelamatan aset negara, pemerintah berhasil mengalihkan dana signifikan untuk program yang lebih produktif dan langsung menyentuh kehidupan rakyat.

Bagi Presiden Prabowo Subianto, APBN bukanlah sekadar alat administrasi keuangan, melainkan senjata utama negara dalam melindungi rakyat dari kemiskinan, kelaparan, ketidakadilan, dan ketidakpastian global.

Berita Terkait

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Berita Terbaru