Sebuah Mobil Keluarga Ditabrak Kareta Api, Mengakibatkan 6 Orang Tewas

- Jurnalis

Senin, 22 Juli 2024 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pada hari Minggu yang tragis di Deli Serdang, sebuah mobil satu keluarga ditabrak oleh kereta api, mengakibatkan 6 orang tewas dan 1 orang dalam kondisi kritis.

Pada hari Minggu yang tragis di Deli Serdang, sebuah mobil satu keluarga ditabrak oleh kereta api, mengakibatkan 6 orang tewas dan 1 orang dalam kondisi kritis.

JAKARTA, koranmetro.com – Pada hari Minggu yang tragis di Deli Serdang, sebuah mobil satu keluarga ditabrak oleh kereta api, mengakibatkan 6 orang tewas dan 1 orang dalam kondisi kritis. Kejadian ini terjadi di daerah Sunggal, Deli Serdang. Mobil yang terlibat adalah Toyota Hiace, yang ditabrak oleh kereta api di bagian samping kiri, sehingga mobil terlempar ke sawah dari rel kereta.

Keenam korban bernama Ramses Manullang (51) (ayah), lalu lima anaknya, Gabriella Dwiyana Manullang (28), Sarah Tabita Manullang (26), Yohanes Manullang (24), David Junior Manullang (22), dan Niko Monang Manullang (20).

Baca Juga :  Rasio Penerimaan RI 2025 Diprediksi Anjlok Menurut Bank Dunia, Utang Menjadi Problematika

Sementara, satu penumpang lainnya yang merupakan istri Ramses, Herawaty Manurung (52), dalam kondisi kritis.

Mulanya kereta api penumpang Sri Bilah KA U51A datang dari arah Rantau Prapat, Kabupaten Labuhanbatu, menuju Kota Medan.

Saat hendak melintas di lokasi, tiba-tiba mobil Toyota Rush melintasi rel dan kecelakaan pun tak terhindarkan.

“Jadi mobil Toyota Rush bernomor polisi BK 1496 MAA yang dikendarai korban warna hitam, terseret sepanjang lebih kurang 30 meter dan masuk ke pesawahan,” ujar Rusdi saat dihubungi.

Baca Juga :  Yusril Menyatakan Usulan Bebas Bersyarat Napi Eks Jemaah Islamiyah Harus Dikaji Secara Mendalam

Sekitar pukul 12.40 WIB, anggota polisi dari Polsek Lubuk Pakam dan Sat Lantas Polresta Deli Serdang, menuju ke lokasi untuk mengevakuasi para korban.

Setelah proses evakuasi, enam korban dinyatakan tewas.

Seluruh korban meninggal dibawa ke RSUD Amri Tambunan.

Sementara, korban kritis dibawa ke RS Sari Mutiara Lubuk Pakam.

Polisi masih menyelidiki kejadian penyebanya terjadinya kecelakaan ini kenapa bisa terjadi.

Berita Terkait

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Berita Terbaru