Viral, Pria Palestina Cegat Mobil Militer Israel Menggunakan Sandal

- Jurnalis

Kamis, 26 September 2024 - 20:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pria Palestina terlihat berani menghentikan mobil militer Israel dengan menggunakan sandal.

Seorang pria Palestina terlihat berani menghentikan mobil militer Israel dengan menggunakan sandal.

JAKARTA, koranmetro.com – Dalam sebuah kejadian yang menjadi viral di media sosial, seorang pria Palestina terlihat berani menghentikan mobil militer Israel dengan menggunakan sandal. Video yang diunggah pada hari ini menunjukkan momen dramatis di mana pria tersebut berlari menuju kendaraan militer dan berhasil menghentikannya, meskipun situasi sangat berisiko.

Dalam video tersebut, pria yang belum diidentifikasi itu tampak nekat menghadang mobil yang berusaha melintasi jalan di wilayah pendudukan. Dengan percaya diri, ia melambai-lambaikan sandalnya, tampak berusaha menyampaikan pesan protes terhadap kehadiran militer di daerah tersebut. Momen ini diabadikan oleh seorang warga yang kebetulan berada di tempat kejadian dan langsung viral setelah diunggah ke berbagai platform media sosial.

Baca Juga :  Hizbullah Meluncurkan Serangan Markas Intelijen Israel di Tel Aviv

Reaksi dari netizen sangat beragam. Banyak yang mengapresiasi keberanian pria tersebut, menganggap aksinya sebagai simbol perlawanan rakyat Palestina terhadap penindasan. Beberapa bahkan menyebutnya sebagai “hero” di era digital, di mana kekuatan media sosial dapat memicu kesadaran global mengenai isu-isu yang dihadapi oleh masyarakat Palestina.

Namun, kejadian ini juga memicu kritik. Beberapa pihak mengingatkan akan bahaya yang dihadapi individu-individu yang berani melawan militer. Sejumlah organisasi hak asasi manusia menegaskan pentingnya pendekatan damai dalam menyuarakan aspirasi dan hak-hak masyarakat.

Baca Juga :  Banjir Terbesar di Malaysia, 122 Ribu Warga Mengungsi, 4 Orang Tewas

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak militer Israel mengenai insiden ini. Namun, video tersebut telah menyebar luas dan memicu diskusi di berbagai forum tentang situasi yang dihadapi oleh masyarakat Palestina di tengah ketegangan yang terus berlanjut.

Banyak yang berharap kejadian ini dapat menjadi momen refleksi bagi dunia internasional untuk lebih memperhatikan nasib rakyat Palestina dan mencari solusi yang berkelanjutan bagi konflik yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Berita Terkait

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat
Serangan Israel ke Pangkalan Udara Suriah Picu Kecaman Keras dari Turkiye
AS Perberat Tekanan Ekonomi dan Blokade Laut terhadap Iran, Bukan Perluas Serangan Militer
Operasi Rahasia Trump Ganti Pesawat di Turki Picu Kontroversi di AS
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:12 WIB

China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat

Berita Terbaru

Pemerintahan Amerika Serikat merinci skema keterlibatan Pentagon dalam pengelolaan cadangan minyak Venezuela melalui kemitraan dengan perusahaan swasta.

INTERNASIONAL

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Rabu, 2 Sep 2026 - 11:29 WIB