Gibran Rakabuming Raka, Menyongsong Masa Depan Indonesia Melalui Bonus Demografi dan Film Animasi

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia,

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia,

JAKARTA, koranmetro.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka baru-baru ini menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi Indonesia, terutama dalam konteks bonus demografi dan perkembangan industri kreatif, seperti film animasi. Dalam pidatonya, Gibran menekankan bahwa Indonesia berada di titik krusial, di mana jumlah penduduk usia produktif akan meningkat secara signifikan dalam beberapa tahun ke depan. Ia mengingatkan bahwa momen ini adalah kesempatan emas yang tidak akan terulang, dan generasi muda harus siap untuk mengambil peran penting dalam membangun masa depan bangsa.

Baca Juga :  Evakuasi WNI dari Iran via Jalur Darat, Respons Cepat di Tengah Konflik

Gibran juga mengapresiasi kesuksesan film animasi “Jumbo,” yang ia sebut sebagai penanda era baru dalam industri animasi Indonesia. Film ini tidak hanya menunjukkan potensi kreatif anak bangsa, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi industri yang sedang berkembang. Dengan dukungan yang tepat, Gibran percaya bahwa industri animasi dapat menjadi salah satu pilar ekonomi kreatif yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Ia mendorong generasi muda untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman, agar dapat bersaing di tingkat global.

Dalam menghadapi tantangan global seperti perang dagang dan perubahan iklim, Gibran menekankan pentingnya kolaborasi dan semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda. Ia percaya bahwa kunci untuk menghadapi era kompetisi bukan hanya terletak pada kekuatan, tetapi juga pada kemampuan untuk beradaptasi dan belajar dengan cepat. Dengan memanfaatkan bonus demografi dan memajukan industri kreatif, Gibran optimis bahwa Indonesia dapat mencapai kemajuan yang signifikan dan menjadi pemain utama di kancah internasional.

Berita Terkait

Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah
Ketergantungan Fiskal Daerah, Antara Realitas Transfer Pusat dan Tuntutan Kemandirian
BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas
Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun
Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?
Dasco Terima Serikat Karyawan Telkom, Pastikan Tak Ada PHK Imbas “Streamlining”
Prabowo kepada Perwira Remaja TNI-Polri, Setialah kepada Rakyat Indonesia
PBNU Tetapkan Logo Muktamar Ke-35 NU, Ini Maknanya
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Ketergantungan Fiskal Daerah, Antara Realitas Transfer Pusat dan Tuntutan Kemandirian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:11 WIB

BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:07 WIB

Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?

Berita Terbaru

Di media sosial, terutama TikTok, tren fiber maxxing sedang ramai dibicarakan. Istilah ini merujuk pada upaya sengaja meningkatkan asupan serat sebanyak mungkin setiap hari.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?

Sabtu, 8 Agu 2026 - 10:53 WIB