JAKARTA, koranmetro.com – Huawei resmi menggelar peluncuran seri Mate 80 di China, termasuk varian unggulan Mate 80 Pro dan Mate 80 Pro Max. Acara ini juga menyertakan Mate X7 foldable, tapi sorotan utama tertuju pada duo Pro ini yang menawarkan upgrade signifikan di layar, performa, dan kamera. Seri ini menandai komitmen Huawei untuk mandiri secara teknologi, dengan chip Kirin buatan sendiri dan HarmonyOS 6 yang lebih matang. Pre-order sudah dibuka sejak minggu lalu via VMall, dan penjualan resmi dimulai 28 November di China. Sayangnya, rilis global masih belum dikonfirmasi, tapi penggemar internasional pasti penasaran dengan spesifikasi gila ini.
Desain dan Build Quality: Lebih Kokoh, Lebih Flat
Seri Mate 80 mengadopsi desain flat screen dan sisi kotak yang sedang tren, meninggalkan lengkungan layar tahun lalu. Mate 80 Pro dan Pro Max punya dimensi mirip: 164.4 x 79 x 8.25 mm dengan bobot 239 gram, dibalut material brocade-fiber untuk ketahanan ekstra. Sertifikasi IP69 membuatnya tahan air dan debu lebih baik dari pendahulunya (IP68). Warna tersedia seperti Dawn Gold, Obsidian Black, Snowy White, dan Spruce Green — elegan tapi premium.
Yang bikin beda: Mate 80 Pro Max punya varian RS Ultimate Design dengan aksen mewah, termasuk hingga 20GB RAM, tapi harganya lebih tinggi.
Layar: Dual-Layer OLED dengan Kecerahan 8.000 Nits
Ini yang paling bikin heboh! Mate 80 Pro Max debut sebagai ponsel pertama dengan layar dual-layer tandem OLED, ukuran 6.9 inci resolusi 2.848 x 1.320 piksel, refresh rate 1-120Hz LTPO, dan PWM dimming 1.440Hz. Huawei klaim kecerahannya mencapai 8.000 nits peak — tertinggi di dunia saat ini, ideal untuk outdoor di bawah matahari terik. Kontrasnya juga superior berkat lapisan ganda.
Sementara Mate 80 Pro pakai layar 6.75 inci OLED standar (2.832 x 1.280), masih dengan 1-120Hz dan Kunlun Glass 2 untuk perlindungan. Keduanya punya fingerprint samping dan setup 3D ToF depan untuk biometrik yang lebih akurat, termasuk AI posture-aware.
Performa: Kirin 9030 Pro yang Lebih Ngebut 45%
Kedua model dikuatkan chip Kirin 9030 Pro (varian lebih tinggi untuk Pro Max), dipadukan Ark Graphics Engine. Huawei bilang performanya 45% lebih smooth dan loading app 34% lebih cepat dibanding Mate 70 series. RAM mulai 12/16GB, storage 256GB hingga 1TB. HarmonyOS 6 bawa fitur “ground + sky + no network” untuk konektivitas darurat, termasuk Tiantong satellite calls, two-way Beidou messaging, dan 700MHz emergency comms yang bisa tembus 13km atau 3 dinding tebal.
Dukungan Wi-Fi 6E, Bluetooth 6.0, NFC, dan GPS multi-band lengkap. Buat gaming atau multitasking, ini beast sejati.
Kamera: Sistem Maple Leaf Gen 2 dengan Twin Periscope
Huawei tak main-main di fotografi. Mate 80 Pro Max pakai second-generation Maple Leaf Imaging System dengan triple kamera belakang:
- Utama 50MP (sensor 1/1.3 inci, OIS)
- Ultrawide 48MP
- Twin periscope telephoto (10MP + 48MP, zoom optik hingga 10x, hybrid 100x) — saingan berat iPhone 17 Pro Max.
Depan 13MP dengan 3D ToF. Mate 80 Pro mirip, tapi telephoto tunggal (mungkin 5x optik). Ada kit TILTA pro-grade opsional dengan teleconverter 3.3x untuk Pro. Hasilnya? Foto malam hari super tajam, zoom tanpa noise, dan video 4K stabil.
Baterai dan Charging: Tahan Lama, Cepat Isi
Mate 80 Pro punya baterai 5.750mAh (rated 5.620mAh) dengan 100W wired dan 80W wireless charging. Pro Max naik ke 6.000mAh, tetap 100W wired dan 80W wireless — cukup untuk seharian berat. Huawei janji efisiensi lebih baik berkat chip baru, plus reverse wireless charging.
Harga dan Ketersediaan: Mulai Rp12 Juta, Tapi di China Dulu
Harga di China (konversi kasar ke Rupiah per November 2025, kurs ~Rp14.100/USD):
- Mate 80 Pro:
- 12GB + 256GB: CNY 5.999 (~Rp11,8 juta / $840)
- 12GB + 512GB: CNY 6.499 (~Rp12,8 juta / $910)
- 16GB + 512GB: CNY 6.999 (~Rp13,8 juta / $980)
- 16GB + 1TB: CNY 7.999 (~Rp15,8 juta / $1.120)
- Mate 80 Pro Max:
- 16GB + 512GB: CNY 7.999 (~Rp15,8 juta / $1.120)
- 16GB + 1TB: CNY 8.999 (~Rp17,8 juta / $1.260)
Tersedia di Huawei Mall, e-commerce resmi, dan toko pengalaman mulai 28 November. Di Indonesia? Belum ada kabar resmi, tapi kalau ikut pola Mate 70, mungkin akhir 2026 atau via importir. Harga lokal bisa naik 20-30% karena pajak.
Huawei Mate 80 Pro dan Pro Max bukan cuma upgrade, tapi statement: China tech bisa saingi global tanpa bergantung AS. Layar 8.000 nits, Kirin 9030 Pro, dan kamera twin periscope bikin duo ini layak diburu, meski HarmonyOS butuh adaptasi buat user Android. Kalau kamu cari flagship tahan banting dengan inovasi AI dan satelit, ini jawabannya. Tapi tunggu rilis global — siapa tahu tahun depan Huawei bawa ke Jakarta. Stay tuned, tech lovers!









