Iran Lancarkan Serangan Balasan Massif, Drone dan Rudal Hujani Israel serta Basis AS, Ledakan Guncang Yerusalem

- Jurnalis

Minggu, 8 Maret 2026 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) memasuki fase eskalasi baru pada akhir pekan ini.

Konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) memasuki fase eskalasi baru pada akhir pekan ini.

JAKARTA, koranmetro.com – Konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat (AS) memasuki fase eskalasi baru pada akhir pekan ini. Angkatan Laut Iran (AL Iran) mengklaim telah melancarkan serangan drone dan rudal besar-besaran terhadap target militer Israel serta pangkalan-pangkalan AS di kawasan Teluk, sebagai respons atas serangan udara gabungan AS-Israel yang terus menghantam Teheran dan infrastruktur strategis Iran sejak akhir Februari.

Menurut pernyataan resmi dari Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui kantor berita IRNA pada Sabtu (7/3/2026), operasi tersebut dipimpin langsung oleh angkatan laut Iran dan menargetkan “sasaran penting” di wilayah Israel serta basis militer AS di negara-negara Teluk. Serangan ini terjadi di tengah perang yang telah berlangsung lebih dari seminggu, di mana AS dan Israel melakukan ratusan serangan udara untuk menghancurkan program rudal balistik Iran dan infrastruktur militer lainnya.

Ledakan keras terdengar di langit Yerusalem pada Sabtu malam waktu setempat, memicu sirene peringatan udara di berbagai wilayah kota suci tersebut. Saksi mata melaporkan bola api dan jejak intersepsi rudal di langit, sementara sistem pertahanan Iron Dome Israel bekerja keras mencegat proyektil masuk. Beberapa laporan menyebut rudal balistik Iran berhasil menembus pertahanan, menyebabkan kerusakan di area pinggiran Yerusalem dan sekitar Tel Aviv, termasuk dampak di dekat situs-situs suci dan pemukiman sipil. Korban luka dilaporkan dari serpihan dan kepanikan, meski jumlah pasti belum dikonfirmasi secara resmi.

Baca Juga :  Perserikatan Bangsa PBB Klaim 20.000 Jenazah Disimpan di Bandara Bogota, Kolombia Membantahnya

Di sisi lain, serangan balasan Iran juga menyasar pangkalan AS di Teluk, termasuk di Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Beberapa drone dan rudal dicegat oleh pertahanan udara negara-negara Teluk, tetapi eskalasi ini menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak global melalui Selat Hormuz.

Konflik ini bermula dari serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari 2026, yang menargetkan situs nuklir, pangkalan rudal, dan kepemimpinan tinggi Iran—termasuk kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dalam gelombang awal. Iran merespons dengan gelombang rudal balistik dan drone berulang kali, termasuk serangan ke Tel Aviv, Yerusalem, dan basis AS, yang disebut sebagai “operasi balasan skala besar”.

Baca Juga :  Jika Menang Pemilu, Koalisi Partai Islam Bangladesh Siap Terapkan Syariat

Presiden AS Donald Trump telah menyatakan bahwa serangan terhadap Iran akan semakin intensif, menuntut “penyerahan tanpa syarat” dari Teheran. Sementara itu, Iran terus melancarkan serangan sporadis meski stok rudal mulai menipis akibat bombardir berkelanjutan. Analis memperingatkan bahwa perang ini berpotensi meluas ke Lebanon (melibatkan Hizbullah) dan negara Teluk lainnya, dengan risiko krisis energi dunia.

Situasi di lapangan tetap dinamis: ledakan di Teheran terus bergema dari serangan balik AS-Israel, sementara sirene di Yerusalem dan Tel Aviv menjadi pengingat bahwa konflik ini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Dunia menanti langkah selanjutnya dari para pihak, di tengah upaya diplomatik yang terbatas untuk meredam api perang yang semakin membara.

Berita Terkait

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat
Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat
Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal
Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka
Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang
Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan

Berita Terbaru

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul keluhan seperti mata kering, penglihatan kabur, atau sakit kepala. Padahal,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:21 WIB