Banjir Besar Yang Melanda Wilayah Polandia dan Rumania, 22 Orang Tewas

- Jurnalis

Jumat, 20 September 2024 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir besar yang melanda wilayah Polandia dan Rumania dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan 22 orang tewas dan merusak ribuan rumah.

Banjir besar yang melanda wilayah Polandia dan Rumania dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan 22 orang tewas dan merusak ribuan rumah.

JAKARTA, koranmetro.com – Banjir besar yang melanda wilayah Polandia dan Rumania dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan 22 orang tewas dan merusak ribuan rumah. Hujan lebat yang terus menerus selama seminggu terakhir menjadi penyebab utama bencana ini, dengan beberapa daerah mengalami kenaikan permukaan air yang ekstrem.

Di Polandia, daerah di sekitar sungai Vistula dan Oder paling parah terdampak. Banyak penduduk terpaksa dievakuasi saat air meluap ke pemukiman mereka. Pihak berwenang setempat telah mengerahkan tim penyelamat dan relawan untuk membantu evakuasi dan memberikan bantuan kepada korban. “Kami sedang berusaha secepat mungkin untuk menyelamatkan mereka yang terjebak dan memberikan dukungan bagi yang terkena dampak,” ujar Jenderal Mariusz Błaszczak, Menteri Pertahanan Polandia.

Baca Juga :  Komandan Pasukan Quds Iran-Calon Bos Hizbullah Hilang Akibat Israel Menggila

Sementara itu, di Rumania, wilayah barat dan selatan menjadi fokus perhatian, di mana beberapa kota terputus dari akses jalan akibat genangan air. Pemerintah Rumania telah mengumumkan keadaan darurat di beberapa daerah dan memanggil tentara untuk membantu dalam operasi penyelamatan dan penyaluran bantuan.

Selain korban jiwa, banjir ini juga mengakibatkan kerugian ekonomi yang signifikan. Banyak usaha kecil dan infrastruktur publik mengalami kerusakan parah, dan diperkirakan pemulihan akan memakan waktu yang lama. Pemerintah dari kedua negara tengah bekerja sama untuk menilai kerusakan dan mencari solusi jangka panjang untuk mencegah bencana serupa di masa depan.

Baca Juga :  Robot di Korea Selatan Diduga 'Bunuh Diri' Akibat Beban Kerja Berlebihan

Badan Meteorologi Eropa telah memperingatkan bahwa cuaca ekstrem diperkirakan akan terus berlanjut di kawasan ini, menambah kekhawatiran akan potensi banjir lebih lanjut. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk dari pihak berwenang.

Berita Terkait

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

Rabu, 9 September 2026 - 11:31 WIB

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir

Berita Terbaru