Tegangan Memuncak di Selat Inggris, Kapal Perang Rusia Tembak Peringatan ke Kapal Layar Inggris

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selat Inggris kembali memanas setelah sebuah kapal perang Rusia menembakkan tembakan peringatan ke arah kapal layar (yacht) berbendera Inggris pada Selasa (16 Juni 2026).

Selat Inggris kembali memanas setelah sebuah kapal perang Rusia menembakkan tembakan peringatan ke arah kapal layar (yacht) berbendera Inggris pada Selasa (16 Juni 2026).

JAKARTA, koranmetro.com – Selat Inggris kembali memanas setelah sebuah kapal perang Rusia menembakkan tembakan peringatan ke arah kapal layar (yacht) berbendera Inggris pada Selasa (16 Juni 2026). Insiden ini terjadi di luar perairan teritorial Inggris dan tidak menimbulkan korban atau kerusakan, tetapi semakin memperburuk ketegangan antara London dan Moskow.

Kronologi Insiden

Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, fregat Admiral Grigorovich melepaskan tembakan peringatan menggunakan senjata ringan setelah kapal layar bernama Bright Future mendekat dengan jalur yang dianggap berbahaya. Kapal layar tersebut tidak merespons sinyal peringatan, suara klakson, dan flare yang diluncurkan. Saat jarak kedua kapal tinggal sekitar 150 meter, komandan fregat memutuskan menembakkan peringatan di depan haluan yacht.

Pemilik yacht, pasangan pensiunan Inggris (Kelveys), menggambarkan pengalaman tersebut sebagai “surreal”. Mereka menyatakan sedang berlayar secara normal dan tidak merasa berada di jalur tabrakan. Kapal layar akhirnya mencapai Cherbourg, Prancis dengan selamat.

Baca Juga :  Serangan di Golan, Lebanon Desak Penyelidikan Internasional

Kementerian Pertahanan Inggris (MoD) sedang melakukan investigasi. Mereka menegaskan bahwa tembakan tidak diarahkan langsung ke yacht dan bertujuan mencegah kemungkinan tabrakan. Insiden terjadi sekitar 20 mil laut (sekitar 37 km) selatan Pulau Wight, di antara Inggris dan Normandia, Prancis.

Latar Belakang Ketegangan

Insiden ini berlangsung hanya beberapa hari setelah pasukan Inggris menyita sebuah kapal tanker yang diduga bagian dari “shadow fleet” Rusia untuk mengangkut minyak yang melanggar sanksi. Kapal perang Rusia tersebut diketahui sedang mengawal kapal-kapal tanker serupa saat kejadian terjadi.

Hubungan Inggris-Rusia sudah tegang sejak konflik Ukraina, dengan berbagai insiden di laut dan tudingan aktivitas bayangan Rusia di perairan Eropa.

Baca Juga :  Israel Keluar dari Dewan HAM PBB Ikuti AS, Tuduhan Propaganda Antisemitisme

Respons dan Implikasi

  • Inggris: MoD terus memantau pergerakan kapal Rusia di perairan sekitar. Royal Navy patrol ship HMS Mersey disebut mengikuti fregat Rusia saat itu, namun tidak terlibat langsung.
  • Rusia: Membela tindakan sebagai langkah pencegahan standar untuk menghindari kecelakaan.

Insiden ini menyoroti kerapuhan keamanan di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia. Para ahli menyebutkan bahwa meski tidak ada korban, peristiwa semacam ini berpotensi memicu eskalasi lebih lanjut jika tidak ditangani dengan hati-hati.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi lebih lanjut dari kedua pihak mengenai hasil investigasi. Situasi di Selat Inggris tetap diawasi ketat oleh otoritas maritim internasional.

Berita Terkait

AS Perberat Tekanan Ekonomi dan Blokade Laut terhadap Iran, Bukan Perluas Serangan Militer
Operasi Rahasia Trump Ganti Pesawat di Turki Picu Kontroversi di AS
Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez Resmi Menikah setelah Satu Dekade Bersama
Media Italia Soroti Kekalahan Telak 0-3 AC Milan dari Chelsea di Jakarta
Marine One Trump Hampir Langgar Jarak Aman dengan Jet Komersial di Washington, Prosedur Pasca-Tragedi 2025 Dipertanyakan
Kekeringan Sungai Danube Ungkap Bangkai Kapal Perang Nazi dan Fosil Mamut
Hamas Sepakat Serahkan Senjata Berat di Gaza, Sementara Warga AS Nilai Perang Iran Tak Sebanding
Gempa M 7,1 Guncang Kumamoto, Ledakan di Aeon Mall Picu Kepanikan, Sejumlah Orang Terjebak
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 11:06 WIB

AS Perberat Tekanan Ekonomi dan Blokade Laut terhadap Iran, Bukan Perluas Serangan Militer

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Operasi Rahasia Trump Ganti Pesawat di Turki Picu Kontroversi di AS

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Cristiano Ronaldo dan Georgina Rodriguez Resmi Menikah setelah Satu Dekade Bersama

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Media Italia Soroti Kekalahan Telak 0-3 AC Milan dari Chelsea di Jakarta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Marine One Trump Hampir Langgar Jarak Aman dengan Jet Komersial di Washington, Prosedur Pasca-Tragedi 2025 Dipertanyakan

Berita Terbaru

Banyak pendaki masih menganggap kacamata sekadar pelengkap penampilan. Padahal, di jalur pendakian,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya

Senin, 17 Agu 2026 - 11:08 WIB