Bombardir Israel Lagi-lagi Tewaskan 1 Komandan IRGC Iran

- Jurnalis

Sabtu, 21 Juni 2025 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan udara Israel dilaporkan menewaskan seorang komandan senior dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di Suriah.

Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan udara Israel dilaporkan menewaskan seorang komandan senior dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di Suriah.

JAKARTA, koranmetro.com – Ketegangan di Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan udara Israel dilaporkan menewaskan seorang komandan senior dari Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) di Suriah. Insiden ini terjadi di tengah eskalasi konflik antara Israel dan kelompok-kelompok yang didukung Iran di kawasan tersebut.

Menurut laporan dari media resmi Suriah dan beberapa sumber keamanan regional, serangan udara yang terjadi dalam beberapa hari terakhir menyasar sebuah bangunan di pinggiran Damaskus yang diduga menjadi markas operasi kelompok pro-Iran. Di antara korban tewas, terdapat satu pejabat militer Iran berpangkat komandan, yang identitasnya belum sepenuhnya diungkap ke publik oleh otoritas Iran.

Baca Juga :  Jenazah Paus Fransiskus Disemayamkan dalam Peti pada Pukul 8 Malam Waktu Vatikan

Israel belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait serangan ini, namun berdasarkan rekam jejak, militer Israel secara konsisten menargetkan posisi IRGC dan milisi pro-Iran di wilayah Suriah dalam upaya mencegah penyebaran pengaruh Teheran dekat perbatasannya.

Serangan ini menambah panjang daftar korban dari pihak IRGC yang tewas akibat operasi militer Israel sejak awal 2024. Tel Aviv menuduh Iran terus menggunakan wilayah Suriah untuk memperkuat kehadiran militernya dan menyuplai senjata kepada kelompok Hizbullah di Lebanon, serta milisi Syiah lainnya yang beroperasi di Suriah dan Irak.

Baca Juga :  Iran Rayakan Idul Fitri di Tengah Bayang-Bayang Konflik Berkepanjangan

Sementara itu, Teheran mengutuk keras serangan ini dan menyebutnya sebagai tindakan agresi terang-terangan yang melanggar kedaulatan negara lain. Kementerian Luar Negeri Iran memperingatkan bahwa tindakan Israel tersebut bisa memicu reaksi balasan yang lebih luas di kawasan.

Pengamat geopolitik memperkirakan bahwa insiden semacam ini berpotensi memperdalam ketegangan regional, terutama jika IRGC atau sekutu Iran memutuskan untuk membalas. Situasi ini juga memperbesar risiko konflik terbuka yang melibatkan lebih banyak aktor di kawasan.

Berita Terkait

Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal
Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka
Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang
Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India
AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran
Insiden di Kokpit Flydubai, Pilot Ditikam, Pesawat Anjlok Tajam, dan Pendaratan Darurat di Arab Saudi
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:34 WIB

Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India

Berita Terbaru