Diskusi Maraton Prabowo di Hambalang, Jurnalis dan Pakar Bahas Geopolitik hingga Transformasi Bangsa hingga Subuh

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 11:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan diskusi intensif dengan sejumlah jurnalis senior,

Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan diskusi intensif dengan sejumlah jurnalis senior,

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan diskusi intensif dengan sejumlah jurnalis senior, pengamat, dan pakar lintas bidang di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Acara yang berlangsung lebih dari enam jam ini berjalan dari Selasa (17 Maret 2026) pukul 19.00 WIB hingga Rabu (18 Maret 2026) dini hari pukul 01.30 WIB.

Diskusi ini digelar dalam format meja bundar yang santai namun mendalam. Tujuannya untuk membahas isu-isu terkini, merespons dinamika geopolitik global, serta perkembangan kebijakan strategis dalam negeri. Pertemuan tersebut juga menjadi ruang bagi Presiden untuk mendengar langsung berbagai pertanyaan penting yang sedang menjadi perbincangan publik.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Angga Raka Prabowo, menjelaskan bahwa acara ini bukan sekadar obrolan biasa. “Presiden melangsungkan diskusi dan wawancara bersama sejumlah jurnalis, pengamat, dan pakar mengenai isu-isu terkini guna merespons dinamika geopolitik global dan perkembangan kebijakan strategis dalam negeri,” ujar Angga seperti dikutip dari Antara, Kamis (19/3/2026).

Baca Juga :  20 Pelaku Pencabulan Anak di Gorontalo Ditahan, Korban Alami Trauma Mendalam

Menurut Angga, pertemuan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam membangun optimisme nasional untuk mewujudkan pelaksanaan transformasi bangsa. “Pertemuan ini menjadi ruang diskusi mendalam mengenai arah pemerintah dalam menghadapi tantangan dan menjawab berbagai pertanyaan penting yang menjadi perbincangan publik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo kembali menegaskan komitmennya. “Presiden turut berkomitmen penuh memperkuat sinergi dengan berbagai elemen bangsa, sekaligus mengajak semua pihak untuk bahu-membahu membangun negeri,” kata Angga.

Beberapa tokoh yang hadir dalam diskusi meja bundar tersebut antara lain:

  • Najwa Shihab (jurnalis senior dan pendiri Narasi)
  • Retno Pinasti (Pemimpin Redaksi SCTV-Indosiar)
  • Hasan Nasbi (konsultan politik dan mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan)
  • Muhammad Chatib Basri (ekonom, mantan Menteri Keuangan, dan pengajar di Harvard University)
  • Rizal Mallarangeng (pengamat politik dan pendiri Freedom Institute)
  • Mardigu Wowiek Prasantyo (content creator, pengusaha, dan filantropi)
Baca Juga :  Fufufafa Menghadapi Era Baru, Audiensi 30 Tokoh Bersama DPD

Informasi pertemuan ini dibagikan melalui akun resmi Instagram @presidenrepublikindonesia yang dikelola Bakom RI. Foto-foto yang diunggah menunjukkan suasana akrab dengan Prabowo duduk diapit para peserta, sambil berdiskusi serius di ruang perpustakaan kediaman Hambalang.

Diskusi hingga dini hari ini mencerminkan gaya kepemimpinan Prabowo yang terbuka terhadap masukan dari berbagai kalangan. Dengan melibatkan jurnalis, ekonom, pengamat politik, hingga content creator, Presiden tampak ingin memastikan kebijakan pemerintah selaras dengan dinamika masyarakat dan tantangan global saat ini.

Acara ini pun menuai perhatian publik karena menunjukkan komitmen Presiden untuk terus mendengar suara elemen bangsa demi mewujudkan visi transformasi Indonesia ke depan. Meski detail percakapan spesifik belum dirilis secara lengkap, semangat sinergi dan optimisme nasional yang digaungkan menjadi pesan utama dari pertemuan tersebut.

Berita Terkait

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional
WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel
Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Sejarah Megalodon, Hiu Raksasa Purba yang Pernah Menguasai Lautan Purba, dan Jejaknya di Museum Megalodon
Nadiem Makarim Jalani Operasi Keempat di Tengah Hari Raya, Tetap Hadir dalam Sidang Kasus Dugaan Korupsi Chromebook
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Senin, 6 April 2026 - 11:52 WIB

Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata

Jumat, 3 April 2026 - 11:25 WIB

Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu

Rabu, 1 April 2026 - 11:10 WIB

Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB

Berita Terbaru

Di antara beragam jenis batik yang ada di Indonesia, Batik Peranakan menempati posisi yang sangat istimewa.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Batik Peranakan, Keindahan Perpaduan Harmonis Budaya Tionghoa dan Jawa

Minggu, 12 Apr 2026 - 11:40 WIB