Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa posisi laut Indonesia jauh lebih strategis dibandingkan Selat Hormuz.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa posisi laut Indonesia jauh lebih strategis dibandingkan Selat Hormuz.

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa posisi laut Indonesia jauh lebih strategis dibandingkan Selat Hormuz dalam konteks perdagangan energi dan ekonomi global. Pernyataan ini disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan dalam Rapat Kerja Pemerintah di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu (8 April 2026).

Dalam pidatonya, Prabowo membandingkan situasi konflik di Timur Tengah dengan posisi Indonesia sebagai negara maritim. Ia menyebut bahwa Selat Hormuz memang menjadi jalur vital yang sangat memengaruhi harga minyak dunia, namun laut-laut Indonesia justru menjadi “jantung” perdagangan energi Asia Timur.

“Perang di Timur Tengah itu membuktikan satu selat, Selat Hormuz, itu menentukan hidupnya banyak bangsa, menentukan harga minyak. Sekarang kuncinya Hormuz dipegang satu negara,” ujar Prabowo.

Namun, Prabowo langsung menekankan keunggulan Indonesia: “Sadarkah kita bahwa 70 persen kebutuhan energi Asia Timur, 70 persen energi dan 70 persen perdagangan lewat laut-laut Indonesia? Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Makassar, dan sebagainya itu laut Indonesia.”

Baca Juga :  Penyerangan Warga Deli Serdang, 25 Prajurit TNI Jadi Tersangka

Pentingnya Kesadaran Maritim

Prabowo menyoroti bahwa Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia memiliki posisi geopolitik yang sangat krusial. Ia mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan untuk meningkatkan kesadaran akan kekuatan maritim nasional.

“Sadarkah kita betapa pentingnya Indonesia? Betapa kuncinya Indonesia?” tegas Prabowo.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan geopolitik global, di mana gangguan di Selat Hormuz dapat langsung memicu kenaikan harga energi dunia. Prabowo ingin menekankan bahwa Indonesia juga memiliki “tombol” strategis yang sama pentingnya, bahkan lebih luas, karena menjadi jalur utama bagi negara-negara seperti China, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, dan Filipina.

Baca Juga :  Tak Cuma Indonesia, Elon Musk Juga 'Tipu' Thailand: Meneliti Kontroversi dan Implikasi

Implikasi Strategis

Pernyataan Prabowo ini memiliki beberapa implikasi penting:

  • Keamanan Maritim — Indonesia perlu terus memperkuat pengawasan dan pertahanan di selat-selat strategis.
  • Diplomasi — Posisi ini membuat Indonesia semakin diperhitungkan dalam forum internasional.
  • Ekonomi — Potensi pendapatan dari jalur perdagangan internasional dapat ditingkatkan melalui tol laut dan pelabuhan modern.
  • Kedaulatan — Pengelolaan laut harus menjadi prioritas utama pembangunan nasional.

Dengan mengingatkan bahwa laut Indonesia lebih strategis dari Selat Hormuz, Presiden Prabowo Subianto ingin membangun kesadaran kolektif bangsa akan kekuatan maritim kita. Di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, Indonesia tidak boleh lagi hanya menjadi “jalur lewat”, melainkan menjadi pemain utama yang aktif mengelola dan melindungi kepentingan nasionalnya di lautan.

Berita Terkait

Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?
Dasco Terima Serikat Karyawan Telkom, Pastikan Tak Ada PHK Imbas “Streamlining”
Prabowo kepada Perwira Remaja TNI-Polri, Setialah kepada Rakyat Indonesia
PBNU Tetapkan Logo Muktamar Ke-35 NU, Ini Maknanya
Hotman, Febrie Adriansyah Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi Tanpa Pamit
Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK Pasca Penggeledahan Rumah, Anggota BPK RI Kooperatif dalam Pemeriksaan
Pemerintah Percepat Program Biodiesel, B50 Siap Tersedia di Seluruh SPBU Mulai Oktober 2026
Prabowo Tekankan Introspeksi, Pesan Keras untuk Pejabat dan Aparat Negara
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:07 WIB

Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:23 WIB

Dasco Terima Serikat Karyawan Telkom, Pastikan Tak Ada PHK Imbas “Streamlining”

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:19 WIB

Prabowo kepada Perwira Remaja TNI-Polri, Setialah kepada Rakyat Indonesia

Senin, 20 Juli 2026 - 11:07 WIB

PBNU Tetapkan Logo Muktamar Ke-35 NU, Ini Maknanya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:05 WIB

Hotman, Febrie Adriansyah Kebanggaan Presiden Dikriminalisasi Tanpa Pamit

Berita Terbaru

Wuling kembali menarik perhatian pecinta otomotif tanah air dengan kehadiran Aira EV.

OTOMOTIF

Ini Bocoran Harga Wuling Aira EV, di Bawah Rp 200 Juta?

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:42 WIB

Kasus kepemilikan emas seberat 74 kilogram masih menjadi teka-teki yang menarik perhatian publik.

NASIONAL

Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?

Minggu, 26 Jul 2026 - 11:07 WIB

Bagi pecinta kopi, pemilihan pemanis sangat memengaruhi cita rasa minuman. Tiga jenis gula tradisional yang sering dibandingkan adalah gula kelapa,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Gula Kelapa, Gula Merah, atau Gula Aren, Mana yang Enak untuk Kopi?

Sabtu, 25 Jul 2026 - 11:38 WIB