Dua Pekerja Tewas Usai Jatuh dari Gondola di Pakuwon Mall Bekasi

- Jurnalis

Jumat, 7 Februari 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

JAKARTA, koranmetro.com – Pada Jumat, 7 Februari 2025, sekitar pukul 09.30 WIB, dua pekerja pembersih kaca berinisial D dan T mengalami kecelakaan fatal saat bekerja di Pakuwon Mall, Bekasi Selatan, Jawa Barat. Keduanya terjatuh dari gondola yang mereka gunakan untuk membersihkan kaca di lantai 8 gedung tersebut.

Kronologi Kejadian

Menurut keterangan Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Dr. Dedi Herdiana, kedua korban sedang melakukan pekerjaan pembersihan kaca di lantai 8 Pakuwon Mall saat insiden terjadi. Keduanya terjatuh dari gondola yang mereka gunakan, mengakibatkan luka berat dan menyebabkan kematian di lokasi kejadian.

Baca Juga :  Yusril, Indonesia Perlu Mempercepat Implementasi Hukum Setelah Ratifikasi Konvensi

Penyelidikan dan Tindakan Selanjutnya

Pihak kepolisian setempat telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut. Belum diketahui secara pasti apakah insiden ini disebabkan oleh kelalaian dalam prosedur keselamatan kerja atau masalah teknis pada gondola yang digunakan. Penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari kecelakaan ini.

Pentingnya Prosedur Keselamatan Kerja

Kejadian tragis ini menyoroti pentingnya penerapan prosedur keselamatan kerja yang ketat, terutama dalam pekerjaan di ketinggian seperti pembersihan kaca gedung. Perusahaan dan kontraktor diharapkan untuk memastikan bahwa semua pekerja dilengkapi dengan pelatihan yang memadai, peralatan keselamatan yang sesuai, dan prosedur kerja yang aman untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.

Baca Juga :  Veddriq Leonardo yang Berhasil Meraih Medali Emas Pertama Buat Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Dukungan untuk Keluarga Korban

Keluarga korban yang ditinggalkan diharapkan mendapatkan dukungan dan perhatian dari pihak berwenang serta masyarakat. Pihak berwenang diharapkan dapat memberikan bantuan yang diperlukan kepada keluarga korban dalam menghadapi situasi sulit ini.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua akan pentingnya keselamatan kerja dan perlunya kewaspadaan dalam setiap aktivitas profesional, terutama yang melibatkan risiko tinggi.

Berita Terkait

Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen
Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa
BNPB Terima Lebih dari 34.000 Permohonan Hunian bagi Korban Banjir Sumatera
Panggil CEO Danantara, Prabowo Minta Laporan Kampung Haji hingga Hunian Korban Bencana
Viral Pembatalan Misa Natal di Depok, Wali Kota depok Beri Penjelasan
Pramono Larang Pesta Kembang Api saat Malam Tahun Baru 2026 di Jakarta
Dugaan Suap Ijon Proyek, Kasus Korupsi yang Menjerat Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang
Komjak Tegas, Oknum Jaksa Terjerat OTT di Banten dan Kalsel Harus Diproses Pidana hingga Dipecat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:00 WIB

Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen

Kamis, 1 Januari 2026 - 11:23 WIB

Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa

Minggu, 28 Desember 2025 - 23:18 WIB

BNPB Terima Lebih dari 34.000 Permohonan Hunian bagi Korban Banjir Sumatera

Sabtu, 27 Desember 2025 - 23:16 WIB

Panggil CEO Danantara, Prabowo Minta Laporan Kampung Haji hingga Hunian Korban Bencana

Kamis, 25 Desember 2025 - 21:34 WIB

Viral Pembatalan Misa Natal di Depok, Wali Kota depok Beri Penjelasan

Berita Terbaru