Fenomena Digital Detox, Cara Sehat Mengelola Kehidupan Online

- Jurnalis

Senin, 19 Mei 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di era digital saat ini, kehidupan manusia sangat tergantung pada konektivitas internet.

Di era digital saat ini, kehidupan manusia sangat tergantung pada konektivitas internet.

JAKARTA, koranmetro.com – Di era digital saat ini, kehidupan manusia sangat tergantung pada konektivitas internet. Dari bangun tidur hingga menjelang tidur kembali, banyak orang tidak lepas dari layar smartphone, media sosial, dan notifikasi yang terus-menerus. Di tengah kondisi ini, muncul tren digital detox, yaitu upaya sadar untuk menjauh sejenak dari dunia digital guna memulihkan kesehatan mental dan emosional.

Digital detox bukan berarti menolak teknologi, melainkan mengatur ulang hubungan kita dengan dunia maya. Banyak studi menunjukkan bahwa penggunaan internet berlebihan dapat menyebabkan stres, kecemasan, dan gangguan tidur. Oleh karena itu, memutus koneksi secara berkala dari media sosial dan aplikasi digital bisa memberi ruang bagi otak untuk beristirahat.

Baca Juga :  Memahami OTP Saat Login, Fungsi dan Cara Kerjanya

Langkah awal yang bisa dilakukan antara lain: menentukan waktu bebas gadget setiap hari, seperti satu jam sebelum tidur; menonaktifkan notifikasi aplikasi yang tidak mendesak; serta menjadwalkan satu hari dalam seminggu tanpa akses media sosial. Aktivitas seperti membaca buku fisik, berjalan kaki, atau berkumpul bersama orang terdekat bisa menjadi alternatif sehat dalam menjalani digital detox.

Baca Juga :  Sejarah Nokia, Dari Raksasa Telepon Seluler ke Pensiun di Era Smartphone

Tren ini bahkan mulai diterapkan oleh perusahaan teknologi besar dan startup untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan karyawan. Di sisi lain, komunitas digital wellness juga mulai tumbuh dan menyediakan panduan bagi individu yang ingin menjalani gaya hidup digital yang lebih seimbang.

Digital detox bukan sekadar tren sesaat, tapi langkah penting untuk menjaga kewarasan dan kualitas hidup di tengah banjir informasi online. Mengendalikan teknologi adalah bentuk kedaulatan pribadi yang semakin relevan di era digital saat ini.

Berita Terkait

Kecanggihan AI yang Mengkhawatirkan Para Hacker Top Dunia
China Bidik Supremasi AI Global,m Ambisi Besar dalam 5 Tahun ke Depan
Meta Luncurkan AI yang Lebih Personal, Bukan Sekadar Chatbot, tapi “Superintelligence” yang Mirip Pengguna Asli
Grok-4.20 dan GPT-5.4 Pro, Model AI dengan Skor IQ Tertinggi di 2026, Bukan ChatGPT Biasa
Operasi Senyap 6 Bulan, Hacker Klaim Bobol Superkomputer China dan Curikan 10 Petabyte Data Sensitif
Dominasi Raksasa Digital Awal 2026, Google dan YouTube Tetap Unggul, ChatGPT Menembus 5 Besar Dunia
Gelombang Ransomware Berbasis AI, Ancaman Kejahatan Siber Terbesar di 2025
Robot Humanoid Elon Musk dan Zuckerberg, Penjualan Meroket dengan Harga Fantastis Miliaran Rupiah
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 11:11 WIB

Kecanggihan AI yang Mengkhawatirkan Para Hacker Top Dunia

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:30 WIB

China Bidik Supremasi AI Global,m Ambisi Besar dalam 5 Tahun ke Depan

Jumat, 8 Mei 2026 - 11:18 WIB

Meta Luncurkan AI yang Lebih Personal, Bukan Sekadar Chatbot, tapi “Superintelligence” yang Mirip Pengguna Asli

Rabu, 6 Mei 2026 - 11:26 WIB

Grok-4.20 dan GPT-5.4 Pro, Model AI dengan Skor IQ Tertinggi di 2026, Bukan ChatGPT Biasa

Selasa, 14 April 2026 - 11:14 WIB

Operasi Senyap 6 Bulan, Hacker Klaim Bobol Superkomputer China dan Curikan 10 Petabyte Data Sensitif

Berita Terbaru