Gempa Besar Filipina Guncang Sulawesi, Picu Tsunami Kecil di Maluku Utara

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah gempa tektonik kuat yang mengguncang Filipina Selatan pada Selasa malam (9 Juni 2026) terasa hingga wilayah Indonesia Timur.

Sebuah gempa tektonik kuat yang mengguncang Filipina Selatan pada Selasa malam (9 Juni 2026) terasa hingga wilayah Indonesia Timur.

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah gempa tektonik kuat yang mengguncang Filipina Selatan pada Selasa malam (9 Juni 2026) terasa hingga wilayah Indonesia Timur. Getaran gempa dilaporkan dirasakan oleh warga di beberapa daerah Sulawesi, dan memicu tsunami kecil di pesisir Maluku Utara.

Fakta Gempa Filipina

  • Magnitudo: 7,1 SR
  • Kedalaman: 40 km
  • Lokasi: Laut Filipina, sekitar 120 km tenggara Davao City, Filipina
  • Waktu: Selasa, 9 Juni 2026 pukul 23.47 WIB

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa ini termasuk gempa berkekuatan signifikan dan berpotensi tsunami, meski skalanya tidak besar.

Dampak di Indonesia

Meski episentrum berada di Filipina, getaran gempa terasa cukup kuat di beberapa wilayah Indonesia Timur:

  • Sulawesi Utara (Manado, Bitung, Gorontalo)
  • Sulawesi Tengah (Palu, Poso)
  • Sulawesi Selatan (Makassar – terasa ringan)
  • Maluku Utara (Ternate, Tidore, Halmahera)
Baca Juga :  Pemerintah Indonesia, Resmi Peraturan Baru Melarang Penjualan Rokok Eceran Per Batang

Di Maluku Utara, gempa memicu tsunami kecil dengan ketinggian gelombang mencapai 30–50 cm di beberapa pesisir. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun warga sempat panik dan mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

Kondisi Terkini

Hingga Rabu pagi (10 Juni 2026), BMKG masih mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara. Warga diimbau untuk tidak mendekati pantai dan tetap waspada terhadap gempa susulan.

Baca Juga :  TNI AD Ubah Ribuan Hektare Lahan Strategis Jadi Pusat Produksi MBG untuk Ketahanan Pangan Nasional

Pemerintah setempat melalui BPBD telah melakukan evakuasi sementara di beberapa titik rawan di Maluku Utara. Belum ada laporan kerusakan bangunan signifikan di Indonesia.

Respons Pemerintah Filipina

Di Filipina, gempa menyebabkan kerusakan sedang di beberapa bangunan di Davao dan wilayah sekitarnya. Pemerintah Filipina telah mengaktifkan status siaga darurat dan sedang melakukan assessment kerusakan.

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau masyarakat untuk:

  • Tidak terpancing isu hoaks tentang gempa dan tsunami besar
  • Tetap tenang namun waspada terhadap gempa susulan
  • Mengikuti arahan BPBD setempat
  • Menghindari pantai dan sungai yang bermuara ke laut untuk sementara waktu

Berita Terkait

Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Berita Terbaru