Pesawat Jatuh di Brazil yang Menewaskan 61 Orang

- Jurnalis

Sabtu, 10 Agustus 2024 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gambar pesawat yang jatuh di brazil

gambar pesawat yang jatuh di brazil

JAKARTA , koranmetro.com – Sebuah pesawat berjenis ATR 72-500 jatuh di dekat Sao Paulo di Brasil pada hari Jumat (9/8/2024). Insiden tersebut menewaskan 61 orang di dalamnya.

Reuters memberitakan, maskapai penerbangan regional Voepass mengatakan pesawat itu, yang menuju bandara internasional Sao Paulo, lepas landas dari Cascavel, di negara bagian Parana, dan jatuh sekitar pukul 1:30 siang (1630 GMT) di kota Vinhedo, sekitar 80 km (50 mil) barat laut Sao Paulo.

Baca Juga :  Dua Pesonel Drum Band Tewas, Akibat Terlindas Bus di Sukabumi

Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan pesawat ATR-72 berputar di luar kendali saat jatuh di balik sekelompok pohon di dekat rumah-rumah, diikuti oleh gumpalan asap hitam yang besar.

Warga sekitar Daniel de Lima mengatakan dia mendengar suara keras sebelum melihat ke luar kondominiumnya di Vinhedo ketika dia melihat pesawat itu dalam spiral horizontal.

“Pesawat itu berputar, tetapi tidak bergerak maju,” katanya kepada Reuters. “Tak lama setelah itu jatuh dari langit dan meledak.”

Baca Juga :  Viral, Pasangan Suami Istri Dikeroyok Oknum Pesilat di Kediri

Pejabat kota di Valinhos, dekat Vinhedo, mengatakan tidak ada yang selamat dalam insiden kecelakaan ini.

Belum diketahui penyebab pesawat Voepass turbunlesi dan jatuh. Pihak berwenang sejauh ini masih melakukan penyelidikan dan telah menemukan kotak hitam pesawat. Usai insiden nahas itu, Presiden Brasil Luzin Inacio Lula da Silva mengumumkan hari berkabung. Hari berkabung nasional itu akan berlangsung selama tiga hari untuk menghormati korban kecelakaan.

Berita Terkait

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal
Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan
Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional
WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel
Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 11:13 WIB

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal

Selasa, 14 April 2026 - 11:25 WIB

Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 12:26 WIB

WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Berita Terbaru