Kasus Pelecehan Turis Singapura, Polrestabes Bandung Tangkap Tiga Terduga Pelaku

- Jurnalis

Sabtu, 4 Januari 2025 - 20:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polrestabes Bandung menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan dan berpotensi merugikan, serta mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghormati antar sesama

Polrestabes Bandung menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan dan berpotensi merugikan, serta mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghormati antar sesama

JAKARTA, koranmetro.com – Pada hari Jumat, tanggal 3 Januari 2025, Polrestabes Bandung berhasil menangkap tiga terduga pelaku yang terlibat dalam kasus pelecehan terhadap turis asal Singapura. Kejadian ini terjadi di kawasan pusat kota Bandung dan mengundang perhatian publik serta media.

Detail Kasus:

  • Kronologi: Kasus ini bermula ketika seorang turis wanita melaporkan bahwa ia mengalami pelecehan saat sedang berkunjung ke salah satu tempat wisata terkenal di Bandung.
  • Tindakan Cepat: Berdasarkan laporan tersebut, pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan dan pengintaian. Dalam waktu singkat, mereka berhasil mengidentifikasi dan menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam tindakan tersebut.
  • Pernyataan Resmi: Kapolrestabes Bandung menyatakan bahwa mereka akan memberikan sanksi tegas kepada para pelaku, serta berkomitmen untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para wisatawan di kota Bandung.
Baca Juga :  Anak 13 Tahun di Batam Dianiaya Ibu Kandung Karena Menyembunyikan Handphone

Kasus ini mendapatkan reaksi yang cukup besar dari masyarakat, dengan banyak yang menyerukan perlunya tindakan preventif untuk melindungi wisatawan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga keamanan di tempat umum.Polrestabes Bandung menghimbau kepada masyarakat untuk selalu melaporkan setiap tindakan yang mencurigakan dan berpotensi merugikan, serta mengingatkan pentingnya menjaga sikap saling menghormati antar sesama, terutama kepada para wisatawan.

Berita Terkait

Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat
Serangan Israel ke Pangkalan Udara Suriah Picu Kecaman Keras dari Turkiye
AS Perberat Tekanan Ekonomi dan Blokade Laut terhadap Iran, Bukan Perluas Serangan Militer
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:12 WIB

China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat

Berita Terbaru

Erupsi Gunung Anak Krakatau kembali menyebarkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, Jawa Barat,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Saran Epidemiolog agar Tetap Aman

Senin, 7 Sep 2026 - 11:28 WIB