Kenaikan Pangkat yang Mengejutkan, Budhi Herdi Susianto, Eks Kapolres Jaksel, Resmi Jadi Brigjen

- Jurnalis

Minggu, 1 Desember 2024 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita mengejutkan datang dari dunia kepolisian Indonesia, di mana Budhi Herdi Susianto, mantan Kapolres Jakarta Selatan,

Berita mengejutkan datang dari dunia kepolisian Indonesia, di mana Budhi Herdi Susianto, mantan Kapolres Jakarta Selatan,

JAKARTA, koranmetro.com – Berita mengejutkan datang dari dunia kepolisian Indonesia, di mana Budhi Herdi Susianto, mantan Kapolres Jakarta Selatan, baru-baru ini diumumkan naik pangkat menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen). Kenaikan pangkat ini menarik perhatian publik, terutama karena Budhi sebelumnya terlibat dalam kontroversi yang berkaitan dengan kasus Ferdy Sambo, yang mengguncang institusi kepolisian.

1. Latar Belakang Kasus Ferdy Sambo

Kasus Ferdy Sambo, yang melibatkan mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri, memicu gelombang kritik terhadap kepolisian dan menyebabkan sejumlah pejabat tinggi di institusi tersebut dicopot dari jabatannya. Budhi Herdi Susianto, yang saat itu menjabat sebagai Kapolres Jakarta Selatan, juga terkena dampak dari kasus tersebut. Meskipun terdampak, dia tetap berusaha untuk menjalankan tugasnya sebaik mungkin.

2. Kenaikan Pangkat yang Mengejutkan

Kenaikan pangkat Budhi Herdi Susianto menjadi Brigjen diumumkan dalam serangkaian rotasi jabatan di tubuh Polri. Keputusan ini menciptakan reaksi beragam dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat dan pengamat kepolisian. Banyak yang mempertanyakan bagaimana seorang pejabat yang terlibat dalam kasus besar dapat segera mendapatkan promosi, sementara yang lain melihatnya sebagai langkah untuk memberikan kesempatan baru dalam kariernya.

Baca Juga :  Penahanan Hasto PDIP Bergantung pada Keputusan Penyidik KPK

3. Respon Publik dan Masyarakat

Respon masyarakat terhadap kenaikan pangkat Budhi cukup beragam. Sebagian menganggapnya sebagai langkah positif, yang menunjukkan bahwa TNI tetap memberi kesempatan kepada anggotanya untuk memperbaiki diri dan melanjutkan karier meskipun menghadapi tantangan. Namun, ada pula suara skeptis yang meragukan keputusan ini, mengingat latar belakang kasus yang melibatkan Budhi.

4. Harapan untuk Masa Depan

Dengan kenaikan pangkat ini, Budhi Herdi Susianto diharapkan dapat menunjukkan perubahan positif dalam kepemimpinannya. Banyak yang berharap bahwa ia akan menjalankan tugasnya dengan integritas dan komitmen yang tinggi, serta mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya. Kenaikan pangkat ini juga bisa menjadi kesempatan baginya untuk membantu memperbaiki citra Polri di mata publik.

Baca Juga :  Memastikan Kelancaran Transportasi, Kakorlantas Pantau Jalur Penyeberangan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni

Kenaikan pangkat Budhi Herdi Susianto menjadi Brigadir Jenderal adalah langkah yang mengejutkan dan kontroversial. Meskipun terlibat dalam kasus besar yang mengguncang institusi, kesempatan ini dapat menjadi titik balik dalam kariernya. Di tengah harapan dan skeptisisme, banyak yang menantikan langkah-langkah yang akan diambil Budhi ke depan untuk membuktikan bahwa ia layak atas pangkat yang baru dan bisa berkontribusi positif bagi Polri dan masyarakat.

Berita Terkait

Pesan Jokowi di Balik Dukungan Bara JP untuk Prabowo-Gibran Dua Periode
Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal
Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat
Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati
KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:05 WIB

Pesan Jokowi di Balik Dukungan Bara JP untuk Prabowo-Gibran Dua Periode

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bareskrim Pulangkan WNI Korban Penyekapan di Malaysia, Diduga Terlibat Sindikat Timah Ilegal

Rabu, 20 Mei 2026 - 11:17 WIB

Prabowo Tegaskan APBN sebagai Instrumen Utama untuk Kesejahteraan dan Perlindungan Rakyat

Senin, 18 Mei 2026 - 11:22 WIB

Fondasi Sawah, Kekuatan Ekonomi Indonesia yang Sejati

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:31 WIB

KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Berita Terbaru