Polda Jatim Berikan Penjelasan Terkait Polisi yang Diduga Mengendalikan Peredaran Narkoba di NTB

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2024 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masyarakat menyambut baik langkah Polda Jatim dalam menangani kasus ini, berharap bahwa tindakan tegas dapat mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan

Masyarakat menyambut baik langkah Polda Jatim dalam menangani kasus ini, berharap bahwa tindakan tegas dapat mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan

JAKARTA, koranmetro.com – Polda Jawa Timur (Jatim) telah memberikan penjelasan resmi mengenai keterlibatan salah satu anggotanya dalam kasus peredaran narkoba yang melibatkan jaringan di Nusa Tenggara Barat (NTB). Aiptu Arif Susilo, seorang anggota yang bertugas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) terkait dugaan pengendalian peredaran narkoba.

Detail Penjelasan

  • Tindakan Polda Jatim: Polda Jatim menegaskan bahwa mereka akan menindak tegas setiap anggota yang terlibat dalam praktik ilegal, termasuk peredaran narkoba. Penangkapan ini merupakan bagian dari upaya untuk membersihkan institusi kepolisian dari oknum yang merusak citra dan kepercayaan publik.
  • Operasi BNN: Selain menangkap Aiptu Arif, BNN juga melakukan penggeledahan di dua lokasi yang diduga terkait dengan jaringan narkotika di Pasuruan. Ini menunjukkan bahwa operasi untuk membongkar jaringan narkoba di wilayah tersebut sedang berlangsung secara intensif.
  • Dampak Terhadap Institusi: Kasus ini menimbulkan keprihatinan di kalangan masyarakat mengenai integritas aparat penegak hukum. Polda Jatim berkomitmen untuk melakukan evaluasi internal dan memastikan bahwa tindakan tegas diambil terhadap anggota yang terlibat dalam kegiatan kriminal.
Baca Juga :  Prabowo Instruksikan BNPB Bergerak Cepat Atasi Banjir Jabodetabek

Reaksi Publik

Masyarakat menyambut baik langkah Polda Jatim dalam menangani kasus ini, berharap bahwa tindakan tegas dapat mencegah terulangnya kasus serupa di masa depan. Penegakan hukum yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.Dengan situasi yang terus berkembang, Polda Jatim berjanji untuk terus memberikan informasi terbaru mengenai perkembangan kasus ini dan langkah-langkah yang diambil untuk menanggulangi peredaran narkoba di wilayahnya.

Berita Terkait

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres

Jumat, 2 Oktober 2026 - 11:12 WIB

KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Berita Terbaru

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Tiga Zodiak yang Bakal Merasa Lebih Ringan dan Bahagia di Tanggal 10 Oktober 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 11:09 WIB