PTPN III Berkomitmen Tambah 59 Ribu Hektare Kebun Sawit dalam Rencana Jangka Panjang

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak PTPN III memastikan bahwa seluruh proses perluasan lahan akan dilakukan dengan mengikuti regulasi pemerintah dan memperhatikan aspek sosial serta lingkungan

Pihak PTPN III memastikan bahwa seluruh proses perluasan lahan akan dilakukan dengan mengikuti regulasi pemerintah dan memperhatikan aspek sosial serta lingkungan

JAKARTA, koranmetro.com – Perkebunan Nusantara III (PTPN III) Holding menyatakan komitmennya untuk menambah 59 ribu hektare kebun sawit sebagai bagian dari rencana ekspansi jangka panjang. Langkah ini diambil guna meningkatkan produksi minyak sawit mentah (CPO) nasional serta memperkuat posisi Indonesia sebagai produsen utama kelapa sawit dunia.

Direktur Utama PTPN III mengungkapkan bahwa ekspansi ini akan difokuskan pada optimalisasi lahan yang sudah ada serta pengembangan lahan baru yang sesuai dengan prinsip keberlanjutan. PTPN III juga memastikan bahwa perluasan ini akan dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan, termasuk penerapan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) untuk memastikan keberlanjutan industri kelapa sawit.

Baca Juga :  Iming-Iming Kelola Tambang, Peluang dan Tantangan bagi Perguruan Tinggi di Indonesia

Selain meningkatkan produksi, langkah ini juga diharapkan dapat membuka lebih banyak lapangan kerja dan mendukung ekonomi daerah di sekitar perkebunan. PTPN III menargetkan peningkatan efisiensi operasional melalui penggunaan teknologi modern serta penerapan agritech dalam manajemen perkebunan untuk memaksimalkan hasil panen.

Ekspansi ini juga sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi melalui pengembangan biodiesel berbasis minyak sawit. Dengan tambahan 59 ribu hektare kebun sawit, produksi CPO nasional diproyeksikan meningkat signifikan dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga :  Hashim Ungkap Prabowo Akan Bangun Giant Sea Wall Sepanjang 700 Km di Pantai Utara Jawa

Pihak PTPN III memastikan bahwa seluruh proses perluasan lahan akan dilakukan dengan mengikuti regulasi pemerintah dan memperhatikan aspek sosial serta lingkungan. Publik kini menunggu bagaimana ekspansi ini akan berkontribusi terhadap industri sawit nasional serta dampaknya terhadap perekonomian dan lingkungan.

Berita Terkait

Lisa Mariana Dilaporkan Ridwan Kamil ke Polisi Usai Tuduhan Menghamili
Demokrasi Sehat Bukan Harus Serba Satu, Pemerintahan Butuh Oposisi yang Kuat
Laba Gudang Garam Terjun Bebas, Dari Rp5,3 Triliun Menjadi Rp981 Miliar di 2024
Duta Palma Group Dituduh Merugikan Negara Rp 4,7 Triliun dalam Kasus Pengolahan Kelapa Sawit
Prabowo Sambut Wakil PM Rusia Denis Manturov di Istana Merdeka
Skandal Suap CPO, Tiga Hakim PN Jakarta Terseret Dugaan Uang Rp 22,5 Miliar
Gadis 12 Tahun Korban Kekerasan Seksual di Makassar Berhasil Kabur Saat Pelaku Salat Jumat
Prabowo di Mesir, Membangun Jembatan Emas Kemitraan Strategis Indonesia-Mesir
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 April 2025 - 20:02 WIB

Lisa Mariana Dilaporkan Ridwan Kamil ke Polisi Usai Tuduhan Menghamili

Jumat, 18 April 2025 - 12:19 WIB

Demokrasi Sehat Bukan Harus Serba Satu, Pemerintahan Butuh Oposisi yang Kuat

Rabu, 16 April 2025 - 20:09 WIB

Laba Gudang Garam Terjun Bebas, Dari Rp5,3 Triliun Menjadi Rp981 Miliar di 2024

Selasa, 15 April 2025 - 21:22 WIB

Duta Palma Group Dituduh Merugikan Negara Rp 4,7 Triliun dalam Kasus Pengolahan Kelapa Sawit

Selasa, 15 April 2025 - 14:10 WIB

Prabowo Sambut Wakil PM Rusia Denis Manturov di Istana Merdeka

Berita Terbaru

Di balik dominasi Android dan Chrome OS, Google diam-diam mengembangkan sistem operasi baru bernama Fuchsia OS.

Aplikasi & OS

Fuchsia OS, Masa Depan Sistem Operasi Buatan Google

Sabtu, 19 Apr 2025 - 18:32 WIB