Seorang Anak Kos Dari Bekasi Viral Karena Mengidap Hoarding Disorder Hingga diusir Dari Kosnya

- Jurnalis

Rabu, 17 Juli 2024 - 12:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambaran seorang yang mengidap Hoarding Disorder

Gambaran seorang yang mengidap Hoarding Disorder

JAKARTA, Koranmetro.com – Baru ini beredar video di tiktok seorang anak dari Bekasi yang mengidap Hoarding Disorder diusir dari kos. Video ini kemudian menjadi viral lantaran penyakit yang diidap anak ini jarang terdengar oleh orang-orang.

Dalam video yang beredar, terlihat pemilik kos menggrebek dan mengusir anak ini lantaran melihat kamarnya seperti “kapal pecah” dan penuh dengan tumpukan sampah.

Sampah yang ada didalam kamar tidak hanya menutupi permukaan lantai, bahkan sampai hampir menutupi setiap bagian dari kamar tersebut. Bahkan terdapat sisa makanan yang dibiarkan membusuk disana dan tidak dibuang.

Baca Juga :  Promo Gila! Sepeda Listrik Hanya Rp3 Jutaan di Transmart Mulai Besok

Dari video yang viral itu netizen beranggapan bahwa anak itu mengidap Hoarding Disorder. Apa sih itu Hoarding Disorder? Sepertinya kita masih jarang mendengar tentang kelainan ini.

Melansir laman Mayo Clinic, Hoarding Disorder adalah penyakit mental seseorang yang membuatnya kesulitan untuk membuang barang-barangnya karna menganggap barang itu harus disimpan bahkan pada saat barang itu sudah tidak penting atau tidak digunakan lagi.

Penderita kelainan ini akan merasa stress jika barang-barang yang dia kumpulkan dibuang atau bahkan tidak ada disekitarnya.

Baca Juga :  Apa yang Dipilih Orang Sukses untuk Makan Siang!

Hingga saat ini, belum diketahui secara pasti penyebab dari hoarding disorder. Namun ada beberapa faktor yang dipercaya menjadi penyebab dari penyakit ini diantaranya adalah OCD hingga pernah mengalami kehilangan harta benda akibat dari suatu peristiwa.

Gejala orang yang memiliki penyakit ini adalah merasa cemas jika harus membuang barang dan merasa tidak harus membuang barang yang sudah tidak dipakai atau tidak memiliki nilai.

 

Berita Terkait

Melatih Anak Pandai Menyelesaikan Masalah, Tips Sederhana dari Psikolog
Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Saran Epidemiolog agar Tetap Aman
Ariel Tatum Resmi Berganti Nama Legal, Dari Ariel Putri Tari Menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini
Stroberi Oishii Dijual hingga Rp 1,7 Juta per Kotak, Ini yang Membuatnya Mahal
Memilih Yogurt yang Baik untuk Jantung, Lebih dari Sekadar Rendah Lemak
5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor
Mengapa Kacamata Wajib Dibawa saat Mendaki, Bukan Hanya Soal Gaya
Makan Pedas Bukan Sekadar Kenikmatan, Ini Dampaknya bagi Tubuh
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 11:28 WIB

Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Saran Epidemiolog agar Tetap Aman

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 11:17 WIB

Ariel Tatum Resmi Berganti Nama Legal, Dari Ariel Putri Tari Menjadi Ariel Dewinta Ayu Sekarini

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:39 WIB

Stroberi Oishii Dijual hingga Rp 1,7 Juta per Kotak, Ini yang Membuatnya Mahal

Senin, 24 Agustus 2026 - 11:41 WIB

Memilih Yogurt yang Baik untuk Jantung, Lebih dari Sekadar Rendah Lemak

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:20 WIB

5 Tempat Makan Favorit Sandiaga Uno, Dari Jakarta Selatan hingga Puncak Bogor

Berita Terbaru