Warga Cirebon Kritis Setelah Tersengat Listrik Saat Memperbaiki Talang Air

- Jurnalis

Jumat, 3 Januari 2025 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi prosedur keselamatan saat melakukan pekerjaan yang berpotensi berbahaya

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi prosedur keselamatan saat melakukan pekerjaan yang berpotensi berbahaya

JAKARTA, koranmetro.com – Seorang warga Cirebon mengalami kondisi kritis setelah tersengat listrik saat memperbaiki talang air. Insiden ini terjadi ketika korban sedang melakukan perbaikan di atap rumahnya. Tersengat listrik saat melakukan pekerjaan di ketinggian merupakan risiko yang sering dihadapi, terutama jika tidak menggunakan peralatan keselamatan yang memadai.

Kronologi Kejadian

Korban, yang belum diidentifikasi namanya, sedang berusaha memperbaiki talang air yang bocor. Dalam proses tersebut, ia tidak menyadari adanya kabel listrik yang terpapar, yang kemudian menyebabkan sengatan listrik yang parah. Setelah kejadian, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

Baca Juga :  Ngeri, Empat Wisatawan Diserang Hiu di Pantai Texas

Pentingnya Keselamatan Kerja

Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan kerja, terutama saat melakukan perbaikan di ketinggian atau dekat dengan sumber listrik. Penggunaan alat pelindung diri dan pemahaman tentang risiko yang ada sangat penting untuk mencegah kecelakaan serupa di masa depan.

Baca Juga :  PBNU Tetapkan Logo Muktamar Ke-35 NU, Ini Maknanya

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan mematuhi prosedur keselamatan saat melakukan pekerjaan yang berpotensi berbahaya. Diharapkan korban segera mendapatkan perawatan yang diperlukan dan dapat pulih dengan baik.

Berita Terkait

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya
Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul keluhan seperti mata kering, penglihatan kabur, atau sakit kepala. Padahal,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:21 WIB