Optimistis! Prabowo Targetkan Indonesia Mandiri Energi dalam Empat Tahun

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Indonesia menargetkan tercapainya swasembada energi dalam empat tahun ke depan. Keyakinan ini disampaikan oleh Presiden Indonesia,

Pemerintah Indonesia menargetkan tercapainya swasembada energi dalam empat tahun ke depan. Keyakinan ini disampaikan oleh Presiden Indonesia,

JAKARTA, koranmetro.com – Pemerintah Indonesia menargetkan tercapainya swasembada energi dalam empat tahun ke depan. Keyakinan ini disampaikan oleh Presiden Indonesia, Prabowo Subianto, yang menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi sumber daya energi yang sangat besar untuk memenuhi kebutuhan domestik tanpa bergantung pada impor.

Menurut Prabowo, Indonesia memiliki berbagai sumber energi yang melimpah, mulai dari minyak dan gas bumi, batu bara, hingga energi baru terbarukan seperti tenaga surya, panas bumi, angin, dan biomassa. Dengan pengelolaan yang tepat serta investasi yang berkelanjutan, potensi tersebut diyakini mampu mendorong Indonesia menuju kemandirian energi dalam waktu relatif singkat.

Dalam beberapa kesempatan, Prabowo menekankan bahwa swasembada energi merupakan salah satu kunci utama untuk memperkuat ketahanan nasional. Ketergantungan terhadap impor energi dinilai dapat membuat perekonomian rentan terhadap gejolak global, terutama ketika terjadi konflik geopolitik atau kenaikan harga energi di pasar internasional.

Baca Juga :  Prabowo Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Singapura, Perkuat Hubungan Bilateral

“Indonesia memiliki semua yang dibutuhkan untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam sektor energi. Kita harus berani mengelola sumber daya kita secara maksimal demi kepentingan rakyat,” ujar Prabowo dalam pernyataannya.

Salah satu strategi yang akan ditempuh pemerintah adalah mempercepat pembangunan infrastruktur energi, termasuk kilang minyak, pembangkit listrik berbasis energi terbarukan, serta pengembangan teknologi pengolahan energi dalam negeri. Selain itu, pemerintah juga mendorong peningkatan produksi minyak dan gas serta optimalisasi cadangan energi nasional.

Pemerintah juga menaruh perhatian besar pada pengembangan energi hijau sebagai bagian dari transformasi energi nasional. Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia, serta wilayah yang sangat cocok untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga surya dan angin. Dengan memanfaatkan potensi tersebut, Indonesia diharapkan tidak hanya mencapai swasembada energi, tetapi juga berkontribusi dalam upaya global mengurangi emisi karbon.

Baca Juga :  Imbas Banjir, 30 Perjalanan Kereta Semarang-Surabaya Masih Dialihkan

Di sisi lain, para pengamat energi menilai target swasembada energi dalam empat tahun merupakan tantangan besar yang membutuhkan kerja sama berbagai pihak, termasuk pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Reformasi regulasi, peningkatan investasi, serta penguatan teknologi menjadi faktor penting untuk mewujudkan target tersebut.

Meski demikian, optimisme tetap tinggi. Dengan sumber daya alam yang melimpah dan komitmen pemerintah untuk melakukan transformasi sektor energi, Indonesia diyakini memiliki peluang besar untuk mencapai kemandirian energi dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Jika target tersebut berhasil dicapai, swasembada energi tidak hanya akan memperkuat ketahanan nasional, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi, membuka lapangan kerja baru, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Berita Terkait

Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Usulan Gaji Minimum Dokter IDI, Mengurai Sumber Pendapatan di Tengah Sistem JKN
Prabowo Tiba di New Delhi, Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia
Seperempat Abad Demokrat, Antara Dukungan kepada Pemerintah dan Komitmen pada Rakyat
Partai Demokrat Tolak Anggapan Pidato AHY sebagai Sinyal Maju di Pilpres 2029
Ribuan Warga Surabaya Lapor Data Desil Tak Sesuai, Ajukan Pembaruan Melalui Kanal Resmi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:50 WIB

Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN

Senin, 21 September 2026 - 10:59 WIB

Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:13 WIB

Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan

Selasa, 15 September 2026 - 11:23 WIB

Usulan Gaji Minimum Dokter IDI, Mengurai Sumber Pendapatan di Tengah Sistem JKN

Sabtu, 12 September 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Tiba di New Delhi, Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia

Berita Terbaru

Dorna Sports resmi mengumumkan kalender MotoGP 2027. Musim depan akan menjadi salah satu yang paling padat dan global dalam sejarah kejuaraan dunia balap motor,

OTOMOTIF

MotoGP 2027 Resmi Rilis, 22 Balapan, Lima Benua, dan

Minggu, 27 Sep 2026 - 11:33 WIB