JAKARTA, koranmetro.com – Kekalahan telak 0-3 AC Milan dari Chelsea di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, pada Sabtu (8/8/2026), menjadi sorotan media Italia. Laga pramusim bertajuk Indonesia Super Cup itu memperlihatkan dominasi The Blues, sementara Rossoneri kesulitan menemukan ritme permainan.
Gol-gol Chelsea tercatat lewat brace Joao Pedro (menit 45+2 dan 46) serta tendangan voli spektakuler Moises Caicedo (menit 50). Chelsea menguasai jalannya pertandingan dari awal hingga akhir di hadapan puluhan ribu penonton.
Sorotan Media Italia
Sejumlah media tanah air Milan memberikan penilaian kritis terhadap penampilan tim asuhan Ruben Amorim.
La Gazzetta dello Sport menyoroti bahwa hampir tidak ada yang berjalan baik di sisi Milan pada malam itu. Fase ofensif dinilai absen, sementara pertahanan mengingatkan pada masalah lama yang sempat muncul di akhir musim sebelumnya. Media tersebut juga mengaitkan hasil ini dengan keputusan skuad yang masih terlalu gemuk dan belum final.
Sky Sport Italia bahkan merilis report card pemain. Joao Pedro dinobatkan sebagai man of the match, sementara di sisi Milan, kiper muda Lorenzo Torriani mendapat pujian sebagai yang terbaik. Sebaliknya, Rafael Leao menjadi salah satu pemain yang mendapat catatan merah karena penampilannya yang jauh dari harapan.
Il Tempo dan beberapa outlet lain sekadar memberitakan skor 0-3 dengan nada kecewa, menekankan bahwa Milan masih jauh dari kesiapan menghadapi musim kompetitif.
Respons Ruben Amorim
Pelatih asal Portugal itu mencoba menenangkan situasi. Amorim mengakui timnya tidak bermain dengan baik, tetapi menekankan bahwa laga pramusim adalah momen evaluasi.
“Kami tentu ingin menang, tetapi yang penting juga adalah mempersiapkan tim dan melihat kemampuan semua pemain. Ada banyak hal yang harus diperbaiki, dan itu normal,” ujar Amorim.
Ia menambahkan bahwa informasi dari kekalahan ini justru berharga, terutama karena banyak pemain utama belum bergabung sepenuhnya. Amorim juga menegaskan bahwa minggu depan akan menjadi momen pengambilan keputusan terkait komposisi skuad.
Konteks Pramusim
Bagi Chelsea, kemenangan ini menjadi penampilan terbaik sejauh ini di bawah Xabi Alonso setelah sebelumnya sempat terkendala di laga-laga uji coba sebelumnya. Sementara bagi Milan, hasil di Jakarta menjadi alarm dini menjelang musim 2026/27.
Meski hanya laga persahabatan, kekalahan 0-3 di depan publik Asia cukup memberikan tekanan. Media Italia umumnya sepakat bahwa Milan masih membutuhkan banyak perbaikan, baik dari segi intensitas, ketajaman, maupun kematangan permainan kolektif.
Kekalahan telak dari Chelsea di Jakarta tidak hanya menjadi catatan skor, tetapi juga bahan evaluasi serius bagi Ruben Amorim dan skuad AC Milan. Dengan media Italia yang cukup kritis, tekanan untuk segera menunjukkan progres semakin terasa. Musim baru sebentar lagi dimulai, dan Rossoneri dituntut bangkit lebih cepat.









