Singapura Panggil Eksekutif Perusahaan Terkait Kabut Asap Karhutla, Dipimpin Tiga Menteri

- Jurnalis

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Singapura memanggil sejumlah eksekutif senior dari perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

Pemerintah Singapura memanggil sejumlah eksekutif senior dari perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.

JAKARTA, koranmetro.com – Pemerintah Singapura memanggil sejumlah eksekutif senior dari perusahaan yang diduga terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Pertemuan berlangsung pada 28 Oktober 2026 dan dipimpin oleh tiga menteri, yakni Wakil Perdana Menteri Gan Kim Yong, Menteri Senior K. Shanmugam, serta Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Grace Fu.

Latar Belakang Pemanggilan

Langkah ini diambil setelah kabut asap lintas batas kembali menyelimuti Singapura akibat karhutla di wilayah Indonesia. Sebelumnya, National Environment Agency (NEA) Singapura telah mengirimkan pemberitahuan tindakan pencegahan kepada 10 perusahaan di Indonesia yang diduga berkontribusi terhadap pencemaran asap.

Selain itu, NEA juga meminta informasi dari sejumlah perusahaan yang terdaftar di Singapura dan memiliki keterkaitan dengan konsesi lahan di Indonesia, terutama di sektor kelapa sawit serta kehutanan.

Baca Juga :  Diplomasi Gemilang Anwar Ibrahim Redakan Konflik Thailand-Kamboja

Perusahaan yang Diundang

Dalam pertemuan tersebut, perwakilan dari perusahaan seperti Bumitama Agri, First Resources, Golden Agri-Resources, Indofood Agri Resources, Kencana Agri, TSH Resources, Wilmar International, dan Sinar Mas Group hadir. Mereka menyampaikan komitmen untuk bekerja sama dalam proses penyelidikan yang sedang berjalan.

Para eksekutif diminta menjelaskan kebijakan pencegahan kebakaran, langkah pemantauan, serta respons yang telah diambil terkait titik api di lahan yang berhubungan dengan perusahaan mereka.

Sikap Pemerintah Singapura

Menteri Grace Fu menegaskan bahwa Singapura bertekad menindak perusahaan yang terbukti bertanggung jawab atas kabut asap lintas batas. Pemerintah juga berencana memperkuat landasan hukum melalui amandemen Transboundary Haze Pollution Act agar penegakan hukum lebih efektif.

Baca Juga :  Ribuan Orang Kepung Gedung Pemerintahan Israel, Desak Netanyahu Mundur

Sementara itu, Menteri Senior K. Shanmugam menekankan bahwa warga Singapura tidak seharusnya menanggung dampak kesehatan dan lingkungan akibat praktik bisnis yang tidak bertanggung jawab.

Kerja Sama dengan Indonesia

Pemanggilan ini terjadi di tengah upaya kedua negara untuk memperkuat koordinasi. Singapura dan Indonesia disebut tengah membahas pembentukan satuan tugas bersama guna menindak perusahaan yang terlibat dalam karhutla penyebab kabut asap.

Pemanggilan eksekutif perusahaan oleh tiga menteri Singapura menandai langkah tegas pemerintah negeri itu dalam menangani isu kabut asap lintas batas. Proses penyelidikan masih berlangsung, dan perusahaan terkait diminta memberikan informasi serta menunjukkan komitmen nyata dalam pencegahan kebakaran.

Berita Terkait

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat
Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat
Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal
Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka
Dua WNI Alami Luka Ringan dalam Serangan di Riyadh, KBRI Pastikan Kondisi Sudah Membaik
Gempa Magnitudo 7,7 Guncang Panama, Peringatan Tsunami Sempat Dikeluarkan
Vance Tegaskan Syarat AS, Iran Harus Pangkas Kapasitas Pengayaan Nuklir demi Akhiri Perang
Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Singapura Panggil Eksekutif Perusahaan Terkait Kabut Asap Karhutla, Dipimpin Tiga Menteri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Peringatan Intelijen AS, Ancaman terhadap Personel Amerika di Timur Tengah Meningkat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:09 WIB

Dua Kerentanan Kritis PHP Ditemukan AI, Puluhan Persen Situs Dunia Ambil Langkah Darurat

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Kerusuhan Melanda Perancis, Demo Biaya Hidup Berujung Penjarahan dan Kerusakan Massal

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Serangan Rudal Houthi Hantam Istana Al-Maashiq di Aden, Lima Tewas dan 16 Luka-luka

Berita Terbaru

Inter Milan berhasil meraih kemenangan penting di pekan kesembilan Serie A 2026/2027. Bertandang ke markas Venezia pada 28 Oktober 2026,

Liga Italia

Inter Milan Menang Dramatis atas Venezia Berkat Dua Gol Bunuh Diri

Kamis, 29 Okt 2026 - 11:19 WIB

Banyak orang menganggap dengkuran saat tidur sebagai hal biasa.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Kurang Oksigen Saat Tidur Bisa Picu Hipertensi, Dokter Ingatkan Bahaya Dengkur

Selasa, 27 Okt 2026 - 11:20 WIB