Siapa Dia? Buronan Interpol Asal China Ditangkap di Bali

- Jurnalis

Jumat, 11 Oktober 2024 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Buronan Interpol Asal China Ditangkap di Bali

Buronan Interpol Asal China Ditangkap di Bali

JAKARTA, koranmetro.com – Seorang buronan Interpol asal China, Huang Yiping, ditangkap di Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, pada Senin, 6 Juli 2023. Huang Yiping dicari oleh pihak berwenang di China karena terlibat dalam kejahatan ekonomi bersama dua orang lainnya.  Huang Yiping ditangkap saat hendak terbang ke Hong Kong dengan maskapai Hong Kong Airlines. Penangkapan ini dilakukan oleh petugas imigrasi Ngurah Rai, dibantu oleh polisi Bali, maskapai penerbangan, dan pemerintah China.
Huang Yiping diketahui telah melarikan diri dari China ke Amerika Serikat pada Mei 2014. Setelah ditangkap di Bali, dia langsung diserahkan kepada polisi China dan dibawa kembali ke negaranya. Dua komplotan Huang Yiping, Yang Xiaoyan dan Chen Sun Liang, masih dalam pengejaran pihak berwenang.
Penangkapan Huang Yiping menunjukkan bahwa kerja sama internasional dalam penegakan hukum sangat penting untuk mengungkap kejahatan lintas negara. Bali, sebagai destinasi wisata populer, juga menjadi titik perhatian bagi pihak berwenang dalam mencegah dan mengungkap kejahatan transnasional.
Baca Juga :  Bareskrim Koordinasi dengan Imigrasi untuk Cekal Kades Kohod & Tiga Tersangka Lain

Berita Terkait

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Jaksa Agung Akui Institusi Sering Diuji, Saatnya Pulihkan Kepercayaan Publik
Nasib Alutsista Pensiun, Dari Museum, Sasaran Latihan, hingga Jadi Terumbu Karang
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Demonstrasi, Pati, dan Kembalinya Spirit Republiken
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
WNA Rusia Diamankan Imigrasi usai Dokumentasikan Aksi KNPB di Wamena
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Rabu, 2 September 2026 - 11:17 WIB

Jaksa Agung Akui Institusi Sering Diuji, Saatnya Pulihkan Kepercayaan Publik

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:45 WIB

Demonstrasi, Pati, dan Kembalinya Spirit Republiken

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:53 WIB

Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang

Berita Terbaru

Pemerintahan Amerika Serikat merinci skema keterlibatan Pentagon dalam pengelolaan cadangan minyak Venezuela melalui kemitraan dengan perusahaan swasta.

INTERNASIONAL

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Rabu, 2 Sep 2026 - 11:29 WIB