Hari Ayah Nasional Tanggal Berapa? Ini Jadwalnya

- Jurnalis

Senin, 4 November 2024 - 21:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

12 November telah resmi menjadi peringatan Hari Ayah Nasional.

12 November telah resmi menjadi peringatan Hari Ayah Nasional.

JAKARTA, koranmetro.com – Hari Ayah Nasional diperingati setiap tahun pada tanggal 12 November. Penetapan tanggal ini dilakukan oleh Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) setelah melalui kajian yang cukup panjang. Sejak deklarasi tersebut, setiap tanggal 12 November menjadi momen untuk menghormati dan merayakan peran ayah dalam keluarga dan masyarakat.

Peringatan ini tidak hanya sekadar hari biasa, tetapi juga mengusung semboyan “Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya,” yang mencerminkan harapan akan peran ayah yang bijaksana dan sehat dalam mendidik anak-anak.

Baca Juga :  Penampakan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Saat Ditahan KPK, Tersangka Korupsi yang Menjadi Sorotan Publik

Meskipun Hari Ayah Nasional tidak merupakan hari libur nasional, peringatan ini tetap memiliki makna penting bagi banyak orang di Indonesia. Sebagai tambahan, penting untuk dicatat bahwa Hari Ayah Nasional di Indonesia berbeda dengan Hari Ayah Sedunia, yang diperingati pada tanggal 19 Juni.

Baca Juga :  Tim Detasemen Khusus (Densus) 88, Tangkap 7 Pengancam Teror Kedatangan Paus Fransiskus

Masing-masing hari ini memiliki konteks dan sejarah yang berbeda. Dengan demikian, bagi Anda yang ingin merayakan atau menghormati sosok ayah. Jangan lupa untuk memperingati Hari Ayah Nasional pada 12 November mendatang!

Berita Terkait

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya
Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Berita ini 481 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru

Kesehatan mata sering kali diabaikan hingga muncul keluhan seperti mata kering, penglihatan kabur, atau sakit kepala. Padahal,

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Lima Kebiasaan Sehari-hari yang Diam-diam Mengancam Kesehatan Mata

Jumat, 23 Okt 2026 - 11:21 WIB