Bomber B-52 AS Kirim Sinyal Darurat Setelah Terbang Hanya 18 Menit

- Jurnalis

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di pangkalan udara Amerika Serikat.

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di pangkalan udara Amerika Serikat.

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di pangkalan udara Amerika Serikat. Sebuah pesawat pengebom strategis B-52 Stratofortress mengirimkan sinyal darurat (emergency beacon) hanya 18 menit setelah lepas landas dari pangkalan udara.

Menurut laporan awal dari US Air Force, pesawat B-52 yang lepas landas dari Minot Air Force Base, North Dakota, pada Selasa pagi waktu setempat, tiba-tiba mengaktifkan sinyal distress. Pesawat tersebut langsung melakukan prosedur emergency return dan berhasil mendarat dengan selamat di pangkalan yang sama tanpa korban jiwa.

Kronologi Kejadian

Pesawat lepas landas pada pukul 09.12 waktu setempat dalam misi latihan rutin. Hanya 18 menit kemudian, sistem pesawat mengirimkan sinyal darurat otomatis. Pilot langsung melaporkan adanya “indikasi teknis yang tidak normal” di salah satu sistem mesin dan hidrolik.

Baca Juga :  Konflik Perbatasan Thailand-Kamboja, Konflik Perbatasan Pasca-Baku Tembak

Meski sempat terjadi ketegangan di pusat kendali, pesawat berhasil kembali mendarat dengan selamat setelah 42 menit di udara. Seluruh kru dalam keadaan selamat.

Penyebab Belum Diketahui

Juru bicara Angkatan Udara AS menyatakan bahwa saat ini tim investigasi teknis sedang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap pesawat tersebut. Kemungkinan penyebab yang sedang diselidiki meliputi:

  • Masalah pada salah satu mesin turbofan
  • Gangguan sistem hidrolik
  • Indikasi false alarm dari sistem sensor

Hingga saat ini, pihak militer AS belum merilis detail lebih lanjut mengenai penyebab pasti aktivasi sinyal darurat tersebut.

Reaksi dan Konteks

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global, termasuk aktivitas militer AS di berbagai wilayah. B-52 Stratofortress merupakan salah satu tulang punggung kekuatan bomber strategis Amerika yang mampu membawa senjata nuklir dan konvensional dalam jarak sangat jauh.

Baca Juga :  Pos AS Setop Terima Paket dari China Imbas Tarif Tinggi Trump

Meski demikian, US Air Force menegaskan bahwa insiden ini bukan disebabkan oleh serangan eksternal maupun faktor musuh. “Ini adalah insiden teknis murni,” tegas juru bicara tersebut.

Pesawat B-52 yang terlibat adalah salah satu dari armada tua yang masih aktif (rata-rata usia lebih dari 60 tahun), meski telah mengalami modernisasi besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir.

Dampak Sementara

Penerbangan latihan B-52 dari Minot Air Force Base untuk sementara dihentikan hingga hasil investigasi awal keluar. Ini menjadi insiden kedua dalam waktu singkat yang melibatkan bomber strategis AS setelah insiden serupa pada akhir 2025.

Kasus ini kembali memunculkan pertanyaan tentang kesiapan armada bomber tua milik Angkatan Udara AS di tengah tuntutan operasional yang semakin tinggi.

Berita Terkait

Ketegangan di Karibia, Kuba Siaga Hadapi Ancaman AS, Rusia Terancam Kerugian Besar Akibat Konflik Iran
Iran Rayakan Idul Fitri di Tengah Bayang-Bayang Konflik Berkepanjangan
Rencana Gulingkan Teheran yang Berbalik Menghantam Washington, Boomerang Geopolitik di Tengah Konflik AS-Iran
Air sebagai Senjata Diam, Penyulingan Air Laut Jadi Target Utama dalam Konflik Timur Tengah
Eskalasi Konflik AS-Iran, Pentagon Kerahkan Ribuan Marinir dan Kapal Serbu ke Timur Tengah
Dramatis di Selat Hormuz, Kapal Kargo Thailand Diserang, Oman Evakuasi 20 Awak
Trump Prediksi Akhiri Perang Iran dalam Waktu Dekat, Klaim Militer Tehran Telah Lumpuh Total
Iran Lancarkan Serangan Balasan Massif, Drone dan Rudal Hujani Israel serta Basis AS, Ledakan Guncang Yerusalem
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:16 WIB

Bomber B-52 AS Kirim Sinyal Darurat Setelah Terbang Hanya 18 Menit

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:21 WIB

Ketegangan di Karibia, Kuba Siaga Hadapi Ancaman AS, Rusia Terancam Kerugian Besar Akibat Konflik Iran

Sabtu, 21 Maret 2026 - 11:40 WIB

Iran Rayakan Idul Fitri di Tengah Bayang-Bayang Konflik Berkepanjangan

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:12 WIB

Rencana Gulingkan Teheran yang Berbalik Menghantam Washington, Boomerang Geopolitik di Tengah Konflik AS-Iran

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:33 WIB

Air sebagai Senjata Diam, Penyulingan Air Laut Jadi Target Utama dalam Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Sebuah insiden mengejutkan terjadi di pangkalan udara Amerika Serikat.

INTERNASIONAL

Bomber B-52 AS Kirim Sinyal Darurat Setelah Terbang Hanya 18 Menit

Rabu, 25 Mar 2026 - 11:16 WIB