Dramatis di Selat Hormuz, Kapal Kargo Thailand Diserang, Oman Evakuasi 20 Awak

- Jurnalis

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ebuah kapal kargo berbendera Thailand dilaporkan diserang saat melintas di perairan strategis Selat Hormuz.

ebuah kapal kargo berbendera Thailand dilaporkan diserang saat melintas di perairan strategis Selat Hormuz.

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah kapal kargo berbendera Thailand dilaporkan diserang saat melintas di perairan strategis Selat Hormuz. Insiden tersebut memicu operasi penyelamatan cepat oleh otoritas Oman yang berhasil mengevakuasi seluruh 20 awak kapal dengan selamat.

Menurut laporan awal dari otoritas maritim setempat, serangan terjadi ketika kapal kargo tersebut sedang berlayar melewati jalur pelayaran internasional yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab. Kawasan Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur perdagangan energi paling vital di dunia karena menjadi rute utama pengiriman minyak dari negara-negara Teluk.

Sumber keamanan maritim menyebutkan bahwa kapal mengalami kerusakan setelah mendapat serangan yang diduga berasal dari kelompok bersenjata tak dikenal. Meski begitu, tidak ada laporan korban jiwa dalam insiden tersebut.

Baca Juga :  Putusan Pemakzulan Presiden Yoon Suk Yeol, Apa yang Perlu Diketahui?

Angkatan Laut Oman segera merespons laporan darurat yang dikirim oleh kapal kargo tersebut. Tim penyelamat dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para awak kapal dan memastikan keselamatan mereka. Dalam operasi yang berlangsung cepat, seluruh 20 awak kapal berhasil diselamatkan dan dibawa ke pelabuhan terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan.

Otoritas Oman menyatakan bahwa kondisi para awak kapal relatif stabil meskipun sebagian mengalami syok akibat insiden tersebut. Mereka saat ini berada dalam perlindungan otoritas setempat sambil menunggu proses penyelidikan lebih lanjut.

Insiden ini kembali menyoroti tingginya ketegangan keamanan di kawasan Teluk, khususnya di sekitar Selat Hormuz yang sering menjadi titik rawan konflik geopolitik. Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai serangan terhadap kapal dagang dan tanker minyak pernah terjadi di wilayah tersebut, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas jalur perdagangan global.

Baca Juga :  Bangkit Dua Kali dari Ketertinggalan, Iran Imbang 2-2 Lawan Selandia Baru di Laga Pembuka Piala Dunia 2026

Para analis keamanan maritim menilai bahwa setiap gangguan di kawasan ini dapat berdampak besar terhadap distribusi energi dunia, mengingat sekitar sepertiga perdagangan minyak global melewati jalur sempit tersebut setiap harinya.

Sementara itu, pemerintah Thailand menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak Oman serta otoritas maritim internasional untuk menyelidiki insiden tersebut dan memastikan keselamatan pelayaran kapal-kapal Thailand di kawasan Teluk.

Penyelidikan mengenai pelaku dan motif serangan masih terus berlangsung. Namun yang pasti, keberhasilan operasi penyelamatan oleh Oman menjadi kabar baik di tengah situasi tegang yang kembali membayangi jalur pelayaran paling strategis di dunia tersebut.

Berita Terkait

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
China Catat Rekor Recall Otomotif, 4,3 Juta Mobil Listrik Ditarik karena Risiko Gagang Pintu Darurat
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

Rabu, 9 September 2026 - 11:31 WIB

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir

Berita Terbaru