Festival Jazz Pantai Selat Panjang, Kolaborasi Musik dan Alam Pesisir

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Di sebuah sudut pesisir selatan Pulau Sumatra, tepatnya di Pantai Selat Panjang, digelar Festival Jazz Pantai Selat Panjang—aksi kreatif yang memadukan musik jazz kontemporer dengan pesona alam pantai. Acara ini dirancang khusus untuk menarik wisatawan, sekaligus mendukung pelaku seni lokal agar mendapat platform untuk unjuk karya.

Festival berlangsung selama tiga hari, dengan panggung utama yang dibangun di atas pasir pantai, berdekor lampu temaram berwarna hangat, memberi kesan intim dan romantis saat senja. Para musisi jazz Indonesia — dari kawakan hingga generasi muda — tampil dengan formasi trio, kuartet, atau big band kecil. Di antara lagu-lagu klasik jazz dan aransemen modern, penonton juga disuguhi komposisi baru yang menggabungkan unsur musik lokal seperti gambus dan suling.

Baca Juga :  Menteri Israel Terpecah Suara tentang Gencatan Senjata, Netanyahu Dalam Tekanan

Selain pertunjukan musik, festival menghadirkan workshop kreatif: improvisasi jazz bagi pemula, kreasi alat musik dari bahan lokal, dan sesi dialog “Musik, Pariwisata & Ekonomi Kreatif” bersama narasumber profesional di bidang budaya dan pariwisata. Aneka stan kuliner menjual sajian khas daerah—ikan bakar pedas, kelapa muda segar, sate kepiting, dan kopi robusta—lengkap dengan suasana laut yang menenangkan.

Sore hari menjadi momen favorit banyak pengunjung: musik ringan mengalun, ombak lembut menerpa pantai, dan langit sengaja dibiarkan gelap sebagian agar lampu panggung dan bintang malam tampak kontras. Interaksi antara musisi dan penonton terasa hangat—sering terdengar lagu dadakan berdasarkan permintaan penonton.

Baca Juga :  Bali Masuk Daftar Destinasi Kurang Layak, Dispar Tanggapi Isu Tersebut

Panitia berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan penggiat pariwisata untuk memastikan acara berjalan lancar dan aman, termasuk sistem tiket digital, penataan transportasi lokal, dan pengelolaan sampah laut yang ramah lingkungan.

Dengan memadukan keindahan alam, udara laut segar, dan musik berkualitas, Festival Jazz Pantai Selat Panjang menjadi contoh bagaimana event hiburan dapat menyatu dengan identitas lokal dan memperkuat ekonomi kreatif di daerah pesisir.

Berita Terkait

Healing Garden by Léa Morichon, Kolaborasi Artistik yang Mewarnai Pembukaan Flagship Store VIVAIA di PIM 2 Jakarta
Agnes Aditya Rahajeng dari Banten Raih Mahkota Puteri Indonesia 2026
Rahasia Kulit Leher Bersih di Usia 40+, Tips Dokter Atasi Jerawat Membandel
Batik Peranakan, Keindahan Perpaduan Harmonis Budaya Tionghoa dan Jawa
Menenun Masa Depan, Cita Tenun Indonesia Hadirkan Wastra Nusantara ke Generasi Muda
Kembali Fit Setelah Lebaran, Panduan Pola Makan Sehat dari Ahli Gizi
Cinta Seimbang ala Libra, Siapa Pasangan Paling Serasi untuk Zodiak yang Romantis Ini?
Sneaker Digital, Tren NFT di Dunia Fashion dan Hiburan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 11:26 WIB

Agnes Aditya Rahajeng dari Banten Raih Mahkota Puteri Indonesia 2026

Rabu, 22 April 2026 - 11:52 WIB

Rahasia Kulit Leher Bersih di Usia 40+, Tips Dokter Atasi Jerawat Membandel

Minggu, 12 April 2026 - 11:40 WIB

Batik Peranakan, Keindahan Perpaduan Harmonis Budaya Tionghoa dan Jawa

Minggu, 5 April 2026 - 11:11 WIB

Menenun Masa Depan, Cita Tenun Indonesia Hadirkan Wastra Nusantara ke Generasi Muda

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:11 WIB

Kembali Fit Setelah Lebaran, Panduan Pola Makan Sehat dari Ahli Gizi

Berita Terbaru