Ibu Negara Korsel Desak Penggulingan Ketua Partai Setelah Suaminya Ditekan Mundur

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desakan ini mencerminkan ketegangan politik yang semakin meningkat di Korea Selatan, di mana banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan presiden untuk menyelesaikan masa jabatannya

Desakan ini mencerminkan ketegangan politik yang semakin meningkat di Korea Selatan, di mana banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan presiden untuk menyelesaikan masa jabatannya

JAKARTA, koranmetro.com – Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon-hee, telah mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan dengan mendesak penggulingan ketua partai yang berkuasa setelah suaminya, Presiden Yoon Suk-yeol, menghadapi tekanan untuk mundur. Situasi ini muncul di tengah kontroversi yang melibatkan dugaan skandal dan ketidakpuasan publik terhadap kepemimpinan presiden.

Kim Keon-hee, yang selama ini menjadi sorotan media, merasa bahwa ketua partai tidak mampu mendukung suaminya dalam situasi sulit ini. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat dan stabil di tengah tantangan yang dihadapi oleh pemerintah saat ini. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa “perubahan kepemimpinan dalam partai sangat diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Baca Juga :  Klasemen Grup D Piala Dunia 2026, AS Unggul Setelah Hajar Paraguay 4-1

“Desakan ini mencerminkan ketegangan politik yang semakin meningkat di Korea Selatan, di mana banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan presiden untuk menyelesaikan masa jabatannya. Dengan situasi yang semakin memanas, langkah Ibu Negara ini bisa menjadi titik balik dalam dinamika politik di negara tersebut.

Berita Terkait

Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India
AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran
Insiden di Kokpit Flydubai, Pilot Ditikam, Pesawat Anjlok Tajam, dan Pendaratan Darurat di Arab Saudi
Haru Menyambut Kebebasan Mary Jane Veloso, “Akhirnya Kami Bisa Bersama Mama”
Dari Musuh Politik ke Pujian, Trump Sebut Zohran Mamdani Berpotensi Jadi Wali Kota Hebat
Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara
Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Ancelotti Apresiasi Talenta Muda Brasil Usai Kemenangan Telak 4-0 atas India

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 11:31 WIB

AS Kerahkan Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Insiden di Kokpit Flydubai, Pilot Ditikam, Pesawat Anjlok Tajam, dan Pendaratan Darurat di Arab Saudi

Minggu, 27 September 2026 - 12:03 WIB

Haru Menyambut Kebebasan Mary Jane Veloso, “Akhirnya Kami Bisa Bersama Mama”

Selasa, 22 September 2026 - 11:01 WIB

Dari Musuh Politik ke Pujian, Trump Sebut Zohran Mamdani Berpotensi Jadi Wali Kota Hebat

Berita Terbaru

Mengeluh adalah respons alami manusia. Saat merasa lelah, kecewa, atau tertekan, mengeluarkan keluhan sering kali terasa melegakan.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengeluh, Batas Antara Pelepasan Emosi yang Sehat dan Kebiasaan yang Merusak

Jumat, 2 Okt 2026 - 11:27 WIB