Ibu Negara Korsel Desak Penggulingan Ketua Partai Setelah Suaminya Ditekan Mundur

- Jurnalis

Kamis, 12 Desember 2024 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desakan ini mencerminkan ketegangan politik yang semakin meningkat di Korea Selatan, di mana banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan presiden untuk menyelesaikan masa jabatannya

Desakan ini mencerminkan ketegangan politik yang semakin meningkat di Korea Selatan, di mana banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan presiden untuk menyelesaikan masa jabatannya

JAKARTA, koranmetro.com – Ibu Negara Korea Selatan, Kim Keon-hee, telah mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan dengan mendesak penggulingan ketua partai yang berkuasa setelah suaminya, Presiden Yoon Suk-yeol, menghadapi tekanan untuk mundur. Situasi ini muncul di tengah kontroversi yang melibatkan dugaan skandal dan ketidakpuasan publik terhadap kepemimpinan presiden.

Kim Keon-hee, yang selama ini menjadi sorotan media, merasa bahwa ketua partai tidak mampu mendukung suaminya dalam situasi sulit ini. Ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang kuat dan stabil di tengah tantangan yang dihadapi oleh pemerintah saat ini. Dalam pernyataannya, ia menyebutkan bahwa “perubahan kepemimpinan dalam partai sangat diperlukan untuk mengembalikan kepercayaan publik.

Baca Juga :  Pertama Sejak 2010, Narapidana di AS Dieksekusi Mati

Desakan ini mencerminkan ketegangan politik yang semakin meningkat di Korea Selatan, di mana banyak pihak mulai mempertanyakan kemampuan presiden untuk menyelesaikan masa jabatannya. Dengan situasi yang semakin memanas, langkah Ibu Negara ini bisa menjadi titik balik dalam dinamika politik di negara tersebut.

Berita Terkait

Jepang Tawarkan Bantuan Perbaiki Pelabuhan Natuna, China Langsung Angkat Bicara
Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V
Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran
Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya
AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela
Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir
Banjir Bandang Nepal–Tibet Tewaskan Ratusan, Ratusan Wisatawan Masih Hilang
Subsidi BBM Iran di Ujung Tanduk. Harga Bisa Melonjak hingga Setara Rp 11.000 per Liter
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 11:18 WIB

Putri Astrid Meninggal di Usia 94 Tahun, Tak Lama Setelah Pemakaman Raja Harald V

Rabu, 9 September 2026 - 11:31 WIB

Eskalasi Konflik Timur Tengah, Houthi Serang Arab Saudi, AS Hancurkan Tanker Minyak Iran

Minggu, 6 September 2026 - 11:26 WIB

Ditemukan Hidup Setelah 10 Hari, Wanita Nepal Ini Hampir Dikremasi Keluarganya

Rabu, 2 September 2026 - 11:29 WIB

AS Libatkan Pentagon dalam Pengelolaan Cadangan Minyak Venezuela

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Nepal Desak Meta dan TikTok Bersihkan Konten AI Hoaks Pascabencana Banjir

Berita Terbaru

Pernahkah Anda tiba-tiba mendapat ide bagus saat sedang mandi? Solusi masalah yang sejak tadi buntu justru muncul di antara guyuran air hangat.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Mengapa Ide Brilian Sering Muncul saat Mandi? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Minggu, 20 Sep 2026 - 11:12 WIB