Jaringan Listrik di Spanyol-Portugal Mulai Pulih Usai Mati Total

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaringan listrik di kawasan Iberia — mencakup Spanyol dan Portugal — dilaporkan mulai berangsur pulih setelah mengalami pemadaman listrik total pada awal pekan ini.

Jaringan listrik di kawasan Iberia — mencakup Spanyol dan Portugal — dilaporkan mulai berangsur pulih setelah mengalami pemadaman listrik total pada awal pekan ini.

JAKARTA, koranmetro.com – Jaringan listrik di kawasan Iberia — mencakup Spanyol dan Portugal — dilaporkan mulai berangsur pulih setelah mengalami pemadaman listrik total pada awal pekan ini. Insiden langka tersebut menyebabkan jutaan warga di kedua negara mengalami gangguan aktivitas, mulai dari transportasi publik, layanan kesehatan, hingga jaringan komunikasi.

Menurut laporan resmi dari Red Eléctrica de España (REE) dan REN (operatur listrik nasional Portugal), pemadaman disebabkan oleh gangguan teknis besar pada sistem transmisi lintas negara. Gangguan ini memicu pemutusan otomatis di beberapa gardu induk utama demi mencegah kerusakan yang lebih luas, sesuai dengan protokol keamanan jaringan Eropa.

Baca Juga :  Mengungkap Alasan Penangkapan Presiden Korea Selatan dan Nasibnya Setelah Diinterogasi

Pengalaman (Experience) di lapangan menunjukkan dampak besar dari insiden ini. Di Spanyol, banyak kota seperti Madrid, Barcelona, dan Sevilla mengalami lumpuhnya layanan metro, sementara di Portugal, beberapa rumah sakit beralih ke sumber daya cadangan darurat. Namun berkat kesiapsiagaan sistem darurat dan respons cepat teknisi, perbaikan mulai dilakukan dalam waktu kurang dari tiga jam.

Dari sisi keahlian (Expertise), para insinyur energi mengidentifikasi bahwa kombinasi lonjakan beban listrik, suhu panas ekstrem, dan kerentanan infrastruktur menjadi faktor pemicu. “Kami menghadapi kondisi yang sangat jarang terjadi, namun berkat sistem monitoring otomatis, kami dapat segera mengisolasi kerusakan,” ujar Ricardo García, Kepala Operasi REE.

Baca Juga :  Ron Ely, Pemeran Ikonik Tarzan, Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun

Pihak berwenang kedua negara memastikan bahwa keamanan pasokan listrik kini telah stabil, dengan evaluasi menyeluruh terus dilakukan untuk mencegah insiden serupa di masa depan. Jaringan listrik Iberia juga akan menjalani upgrade sistem pada akhir tahun 2025 untuk meningkatkan ketahanan menghadapi beban ekstrem dan perubahan iklim, sejalan dengan standar keamanan energi Uni Eropa.

Berita Terkait

AS Kerahkan Lebih dari 20 Jet Tempur, Gempur Target ISIS di Suriah dalam Serangan Balasan Besar
Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?
Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim
Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan
Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat
Trump Beri Selamat kepada PM Baru Ceko Andrej Babiš, Tekankan Kerja Sama Pembelian Jet F-35
Gelombang Kecaman Internasional atas Serangan Teroris di Bondi Beach, Iran Turut Menyuarakan Penolakan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:39 WIB

AS Kerahkan Lebih dari 20 Jet Tempur, Gempur Target ISIS di Suriah dalam Serangan Balasan Besar

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:44 WIB

Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:47 WIB

Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:34 WIB

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:31 WIB

Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan

Berita Terbaru