Nasib Pilu Dokter di India Diperkosa dan Tewas

- Jurnalis

Minggu, 18 Agustus 2024 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebuah insiden tragis terjadi di Kolkata, India, di mana seorang dokter berusia 31 tahun ditemukan tewas setelah diperkosa di rumah sakit tempatnya bekerja.

Sebuah insiden tragis terjadi di Kolkata, India, di mana seorang dokter berusia 31 tahun ditemukan tewas setelah diperkosa di rumah sakit tempatnya bekerja.

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah insiden tragis terjadi di Kolkata, India, di mana seorang dokter berusia 31 tahun ditemukan tewas setelah diperkosa di rumah sakit tempatnya bekerja. Kasus ini telah mengguncang masyarakat dan memicu protes besar-besaran di seluruh negeri, menyoroti masalah serius kekerasan seksual terhadap perempuan di India.

Kronologi Kejadian

Dokter tersebut, yang merupakan seorang residen, ditemukan dalam kondisi mengenaskan di aula seminar rumah sakit pada tanggal 9 Agustus 2024. Hasil autopsi menunjukkan bahwa terdapat sekitar 150 mg air mani yang ditemukan di usapan vagina, yang mengindikasikan kemungkinan pemerkosaan berkelompok. Tingkat keparahan cedera yang dialaminya juga menambah kengerian dari insiden ini, dan banyak yang menduga bahwa korban mungkin telah menjadi target kekerasan seksual yang sistematis.

Baca Juga :  Ribuan Orang Kepung Gedung Pemerintahan Israel, Desak Netanyahu Mundur

Reaksi Masyarakat dan Tindakan Pemerintah

Kejadian ini telah memicu kemarahan di kalangan tenaga kesehatan dan masyarakat luas. Banyak dokter dan tenaga medis lainnya melakukan mogok kerja sebagai bentuk protes terhadap kekerasan yang dialami rekan mereka. Pemerintah pun merespons dengan meminta para dokter untuk kembali bertugas demi kepentingan publik, meskipun situasi ini menimbulkan ketidakpastian dan ketakutan di kalangan tenaga medis.

Masalah Kekerasan Seksual di India

Kekerasan seksual terhadap perempuan merupakan masalah yang sangat serius di India. Menurut data dari Biro Catatan Kejahatan Nasional, rata-rata hampir 90 kasus pemerkosaan dilaporkan setiap hari di negara ini . Insiden ini menambah daftar panjang kasus kekerasan terhadap perempuan yang sering kali tidak mendapatkan perhatian yang cukup dari pihak berwenang.

Baca Juga :  Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei Koma Setelah 'Sakit Serius'? Klaim Pemeriksaan Fakta

Kesimpulan

Kasus pemerkosaan dan pembunuhan dokter di India ini bukan hanya sebuah tragedi pribadi, tetapi juga mencerminkan masalah sosial yang lebih besar terkait keselamatan perempuan dan tenaga medis di negara tersebut. Protes yang terjadi menunjukkan bahwa masyarakat tidak akan tinggal diam terhadap kekerasan yang terus berulang. Diharapkan, insiden ini dapat mendorong perubahan yang signifikan dalam perlindungan terhadap perempuan dan tenaga kesehatan di India.

 

Berita Terkait

AS Kerahkan Lebih dari 20 Jet Tempur, Gempur Target ISIS di Suriah dalam Serangan Balasan Besar
Trump Pertimbangkan Opsi Militer untuk Akuisisi Greenland, Ancaman Baru bagi NATO?
Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda
Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim
Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan
Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat
Trump Beri Selamat kepada PM Baru Ceko Andrej Babiš, Tekankan Kerja Sama Pembelian Jet F-35
Gelombang Kecaman Internasional atas Serangan Teroris di Bondi Beach, Iran Turut Menyuarakan Penolakan
Berita ini 256 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 11:39 WIB

AS Kerahkan Lebih dari 20 Jet Tempur, Gempur Target ISIS di Suriah dalam Serangan Balasan Besar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:47 WIB

Gelombang Protes Ekonomi di Iran, Dipicu Pedagang Bazaar, Berlangsung Berhari-hari Tanpa Reda

Minggu, 28 Desember 2025 - 11:34 WIB

Gempa Magnitudo 7,0 Guncang Taiwan, Getaran Kuat Terasa hingga Taipei, Namun Kerusakan Minim

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:31 WIB

Ekspansi Armada Kapal Induk China, Pentagon Prediksi 6 Kapal Baru hingga 2035, Amerika Serikat Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 23 Desember 2025 - 21:24 WIB

Trump Tak Akan Kembalikan Minyak dan Tanker Sitaan dari Venezuela, Ketegangan Politik Kian Menguat

Berita Terbaru