Prabowo Instruksikan BNPB Bergerak Cepat Atasi Banjir Jabodetabek

- Jurnalis

Selasa, 4 Maret 2025 - 20:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BNPB bersama instansi terkait saat ini telah turun ke lapangan untuk membantu korban banjir dan memantau perkembangan situasi

BNPB bersama instansi terkait saat ini telah turun ke lapangan untuk membantu korban banjir dan memantau perkembangan situasi

JAKARTA, koranmetro.com – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk bergerak cepat dalam menangani banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Instruksi ini diberikan menyusul hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dan menyebabkan sejumlah titik mengalami banjir serta mengganggu aktivitas warga.

Prabowo menekankan pentingnya respons cepat dan terkoordinasi dalam upaya penanggulangan bencana. Ia meminta BNPB untuk bekerja sama dengan TNI, Polri, Basarnas, dan pemerintah daerah guna memastikan evakuasi warga terdampak berjalan lancar serta bantuan logistik dapat segera disalurkan. Selain itu, tim SAR juga dikerahkan ke berbagai lokasi untuk membantu warga yang terjebak banjir.

Baca Juga :  KPK Periksa Lima Saksi Terkait Dugaan Pemerasan Izin Tenaga Kerja Asing di Kemenaker

Selain penanganan darurat, Prabowo juga mendorong adanya langkah antisipatif dan perencanaan jangka panjang guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang. Menurutnya, perlu ada penguatan infrastruktur drainase, pengerukan sungai, serta peningkatan koordinasi antarinstansi untuk mencegah kejadian serupa terulang setiap musim hujan.

Baca Juga :  Ngeri, Empat Wisatawan Diserang Hiu di Pantai Texas

BNPB bersama instansi terkait saat ini telah turun ke lapangan untuk membantu korban banjir dan memantau perkembangan situasi. Pemerintah juga mengimbau masyarakat yang berada di daerah rawan banjir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari petugas guna menghindari risiko lebih lanjut.

Berita Terkait

KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional
Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan
DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:31 WIB

KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20 WIB

Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:27 WIB

Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:14 WIB

Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB