Propam Selidiki Petugas Jaga Terkait Kaburnya 7 Tahanan Polres Parigi Moutong

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan orang mencurigakan yang diduga merupakan tahanan yang kabur

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan orang mencurigakan yang diduga merupakan tahanan yang kabur

JAKARTA, koranmetro.com – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Polres Parigi Moutong, di mana 7 tahanan berhasil melarikan diri dari ruang tahanan. Peristiwa ini memicu perhatian serius dari pihak kepolisian, terutama Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam), yang kini tengah menyelidiki petugas jaga yang bertugas saat kejadian.

Kronologi Kejadian

Kaburnya para tahanan ini terjadi pada Minggu malam (2 Februari 2025). Berdasarkan informasi awal, para tahanan diduga memanfaatkan kelengahan petugas jaga untuk melarikan diri. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi mengenai bagaimana mereka berhasil keluar dari ruang tahanan.

Pihak kepolisian telah bergerak cepat untuk melakukan pencarian intensif terhadap para pelaku yang kabur. Selain itu, Propam langsung turun tangan untuk menyelidiki kemungkinan adanya pelanggaran prosedur oleh petugas jaga.

Baca Juga :  Pemerintah Berkomitmen Jamin Natal dan Tahun Baru Berjalan Lancar

Tindakan Propam

Kasi Humas Polres Parigi Moutong, dalam konferensi pers, menyatakan bahwa seluruh petugas yang berjaga pada saat kejadian tengah diperiksa oleh Propam. Penyelidikan ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada unsur kelalaian atau bahkan keterlibatan pihak dalam. “Semua petugas jaga yang bertugas saat itu sedang diperiksa secara intensif. Jika ditemukan adanya pelanggaran SOP, kami tidak akan segan-segan memberikan sanksi tegas,” ujar Kasi Humas.

Pencarian Tahanan yang Kabur

Hingga berita ini diturunkan, pencarian terhadap ketujuh tahanan yang kabur masih berlangsung. Pihak kepolisian telah menyebarkan informasi ke seluruh jajaran kepolisian di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya, serta meminta bantuan masyarakat untuk memberikan informasi jika melihat para tahanan tersebut. Beberapa tahanan yang kabur diketahui terlibat dalam kasus kriminal berat, sehingga upaya penangkapan menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Tragis, Sejoli di Ciamis Cekoki Bayi Dengan Pil Aborsi Hingga Tewas

Kasus kaburnya tahanan ini menjadi sorotan publik dan memunculkan pertanyaan mengenai keamanan di ruang tahanan Polres. Propam diharapkan mampu mengungkap penyebab utama insiden ini dan memberikan tindakan tegas kepada pihak yang lalai, jika terbukti bersalah. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika menemukan orang mencurigakan yang diduga merupakan tahanan yang kabur.

Berita Terkait

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG
Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN
Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar
Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan
Usulan Gaji Minimum Dokter IDI, Mengurai Sumber Pendapatan di Tengah Sistem JKN
Prabowo Tiba di New Delhi, Disambut Hangat Mahasiswa dan Diaspora Indonesia
Seperempat Abad Demokrat, Antara Dukungan kepada Pemerintah dan Komitmen pada Rakyat
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 11:22 WIB

Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi

Senin, 28 September 2026 - 11:04 WIB

Gibran Minta Evaluasi Menyeluruh Usai Ratusan Warga Batang Diduga Keracunan MBG

Jumat, 25 September 2026 - 11:50 WIB

Status Manajer Kopdes Merah Putih Dipertanyakan, Agrinas Tegaskan Sebagai Pegawai BUMN

Senin, 21 September 2026 - 10:59 WIB

Ketika Mantan Jampidsus Singgung “Data Abadi” di Gedung Bundar

Sabtu, 19 September 2026 - 11:13 WIB

Malaysia Kirim Pesawat dan Helikopter Bantu Indonesia Atasi Karhutla di Kalimantan

Berita Terbaru