Rotasi Jabatan Polri, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Diganti, Ini Profil Penggantinya

- Jurnalis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi besar-besaran di tingkat perwira tinggi. Kali ini,

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi besar-besaran di tingkat perwira tinggi. Kali ini,

JAKARTA, koranmetro.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali melakukan mutasi besar-besaran di tingkat perwira tinggi. Kali ini, jabatan Kapolda Aceh dan Kapolda Papua Barat Daya menjadi sorotan publik setelah Kapolri menerbitkan Surat Telegram yang memutuskan pergantian kedua pemimpin daerah tersebut.

Mutasi ini merupakan bagian dari rotasi rutin Polri untuk penyegaran kepemimpinan, peningkatan kinerja, dan penyesuaian strategi keamanan di wilayah rawan.

Kapolda Aceh Diganti

Irjen Pol Marzuki Ali Basyah diketahui telah dimutasi dari jabatan Kapolda Aceh. Penggantinya adalah seorang perwira tinggi berpengalaman yang memiliki latar belakang operasional dan intelijen yang kuat. Mutasi di Aceh ini dinilai penting mengingat wilayah tersebut masih menyimpan dinamika keamanan yang kompleks pasca-perdamaian GAM.

Kapolda Papua Barat Daya Diganti

Sementara itu, Kapolda Papua Barat Daya juga mengalami pergantian. Irjen Pol Gatot Haribowo yang sebelumnya memimpin Polda Papua Barat Daya digantikan oleh perwira berbintang dua baru. Wilayah Papua Barat Daya menjadi perhatian karena tantangan keamanan, pembangunan, dan pendekatan dialogis dengan masyarakat setempat.

Baca Juga :  Kisah Haru: Pelajar Blitar Minta Bantuan Polisi untuk Les, Ternyata Terpaksa Putus Sekolah

Alasan Mutasi Polri

Menurut sumber internal Polri, mutasi ini bertujuan untuk:

  • Menyegarkan kepemimpinan di tingkat daerah
  • Menempatkan perwira yang tepat sesuai kebutuhan wilayah masing-masing
  • Memberikan pengalaman baru bagi para jenderal
  • Meningkatkan koordinasi antar-polda dalam menghadapi ancaman keamanan nasional

Dampak dan Harapan Masyarakat

Pergantian Kapolda biasanya disambut dengan harapan baru oleh masyarakat setempat. Di Aceh, masyarakat mengharapkan peningkatan keamanan, penanganan narkoba, dan pelayanan publik yang lebih baik. Sementara di Papua Barat Daya, fokus utama adalah menjaga stabilitas keamanan dan mendukung program pembangunan pemerintah di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga :  KLM Pelita Harapan Indah Karam di Laut Mentok Dihantam Ombak, 6 Awak Dievakuasi

Kapolri menekankan bahwa setiap mutasi dilakukan dengan pertimbangan matang dan berdasarkan penilaian kinerja.

Daftar Mutasi Lainnya

Selain dua Kapolda tersebut, mutasi kali ini juga menyentuh beberapa jabatan strategis lainnya di tingkat Polda dan Mabes Polri. Total puluhan perwira tinggi dan menengah dirotasi dalam gelombang mutasi ini.

Mutasi Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya menunjukkan komitmen Polri untuk terus melakukan penyegaran kepemimpinan. Keberhasilan para Kapolda baru akan sangat ditentukan oleh kemampuan mereka dalam menjaga keamanan, melayani masyarakat, dan mendukung program pembangunan di daerah masing-masing.

Masyarakat diharapkan terus mendukung dan mengawasi kinerja kepolisian di daerahnya. Semoga mutasi ini membawa dampak positif bagi keamanan dan ketertiban di Aceh dan Papua Barat Daya.

Berita Terkait

Kejahatan Keji di Bandung, Anggota DPD RI Fahira Idris Desak Penyekap Perempuan Dijerat Pasal Berlapis dan Hukuman Maksimal
Richard Muljadi Didakwa Rugikan Negara Rp7 Miliar, Kejaksaan Ungkap Modus Korupsi
Kejagung Dalami 41 Nama Peminta Jatah Titik SPPG, Nasib Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditentukan Segera
3 WNI Dianiaya Majikan di Johor Bahru, KP2MI Pastikan Perlindungan dan Pendampingan Penuh
Mabes TNI Bantah Narasi Negatif, Klarifikasi Dwifungsi dan Polemik Pembangunan Yon TP
Dari Liter ke Penumpang, Reformasi Subsidi BBM yang Lebih Tepat Sasaran
Gempa Besar Filipina Guncang Sulawesi, Picu Tsunami Kecil di Maluku Utara
Indonesia Deportasi Buronan Warga Negara AS Tersangka Pelecehan Seksual
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:29 WIB

Rotasi Jabatan Polri, Kapolda Aceh dan Papua Barat Daya Diganti, Ini Profil Penggantinya

Senin, 22 Juni 2026 - 11:10 WIB

Richard Muljadi Didakwa Rugikan Negara Rp7 Miliar, Kejaksaan Ungkap Modus Korupsi

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:12 WIB

Kejagung Dalami 41 Nama Peminta Jatah Titik SPPG, Nasib Justice Collaborator Sony Sonjaya Ditentukan Segera

Senin, 15 Juni 2026 - 11:51 WIB

3 WNI Dianiaya Majikan di Johor Bahru, KP2MI Pastikan Perlindungan dan Pendampingan Penuh

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:42 WIB

Mabes TNI Bantah Narasi Negatif, Klarifikasi Dwifungsi dan Polemik Pembangunan Yon TP

Berita Terbaru