Dua Pesonel Drum Band Tewas, Akibat Terlindas Bus di Sukabumi

- Jurnalis

Jumat, 5 Juli 2024 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com –  Telah terjadinya Kecelakaan lalu lintas di Jalan Jalur Lingkar Selatan, Sukabumi, Sabtu (29/6/2024). Jam 12:30 Dalam kecelakaan tersebut melibatkan rombongan drumband yang menaiki sepeda motor bonceng tiga orang dengan kendaraan bus.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa kecelakaan itu tepatnya terjadi di jalan persimpangan dari arah Cibolang menuju Terminal Tipe A, tepatnya di Desa Cisaat, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi.

“Ya sementara rombongan drum band, tapi korban (menggunakan sepeda motor) mendahului rombongannya, sedangkan rombongannya masih di belakang menggunakan truk,” kata Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Sukabumi Kota Ipda Andhika Pratistha.

Adapun kronologi peristiwa kecelakaan itu bermula saat korban inisial MJM (17) mengendarai sepeda motor Yamaha Mio F 4865 TR dengan membawa dua orang penumpang yaitu RF (15) dan MRP (10). Kemudian motor yang dibawa korban diduga berserempetan dengan kendaraan bus Laju Utama bernopol F 7651 SD.

Baca Juga :  Pemerintah Berkomitmen Tekan Ongkos Haji 2025 Agar Lebih Terjangkau bagi Jemaah

“Sehingga pengemudi dan penumpang kendaraan sepeda motor tertabrak oleh kendaraan bus Laju Utama. Dugaan sementara bus itu menyerempet dan melindas dua orang korban,” ujarnya.

Andhika mengatakan, dua korban MJM dan RF dinyatakan tewas di tempat dengan luka berat di bagian kepala. Sedangkan korban MRP mengalami luka ringan dan selanjutnya korban dibawa ke RSUD Syamsudin SH untuk visum et refertum.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPR, Pimpinan KPK Terpilih Diharapkan Bawa Indonesia Menuju Era Bebas Korupsi

Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan terkait pengemudi bus Laju Utama. Pihaknya sudah menghubungi manajemen bus untuk menyerahkan sopir bus yang turut terlibat dalam kecelakaan.

“Sudah kita dapat pastikan karena beberapa video menunjukan bahwa bus itu bus Laju Utama. Untuk sopirnya sampai saat ini masih belum diketahui, masih dalam tahap penyelidikan. Kita hubungi dari pihak Laju Utama untuk mendatangkan sopirnya maupun kita sedang dalam proses mencari sopir tersebut,” kata dia.

“Diimbau untuk semua pengguna jalan agar berhati-hati saat berkendara serta patuhi peraturan dari anggota lalu lintas dengan mengutamakan keselamatan dan patuhi rambu lalu lintas,” tutupnya.

Berita Terkait

Menghentikan Anak dari Medsos, Benteng Orang Tua Melawan Raksasa Algoritma yang Rakus Perhatian
Delpedro Marhaen, Vonis Bebas sebagai Simbol Kemerdekaan Kritik di Era Demokrasi Indonesia
Jusuf Kalla Peringatkan, Subsidi Energi Berpotensi Membengkak Parah Akibat Eskalasi Perang di Iran
Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah
PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa
Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen
Musibah Sumatra, Cobaan Akhir Tahun bagi Persatuan Bangsa
BNPB Terima Lebih dari 34.000 Permohonan Hunian bagi Korban Banjir Sumatera
Berita ini 244 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:36 WIB

Menghentikan Anak dari Medsos, Benteng Orang Tua Melawan Raksasa Algoritma yang Rakus Perhatian

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:20 WIB

Jusuf Kalla Peringatkan, Subsidi Energi Berpotensi Membengkak Parah Akibat Eskalasi Perang di Iran

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:18 WIB

Misteri Di Balik Sebutan “Kandang Banteng” untuk Jawa Tengah

Sabtu, 10 Januari 2026 - 12:32 WIB

PDI Perjuangan Rayakan Milad ke-53, Konsolidasi Kekuatan di Tengah Tantangan Bangsa

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:00 WIB

Mengapa Chromebook Sulit Digunakan di Wilayah 3T? Penjelasan dari Mantan Dirjen Dikdasmen

Berita Terbaru