Duka dari Misi Perdamaian, Satu Lagi Prajurit Indonesia Gugur di Lebanon

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, koranmetro.com – Kabar duka datang dari misi perdamaian internasional yang dijalankan oleh Indonesia di kawasan Timur Tengah. Seorang prajurit TNI, Rico Pramudia, dilaporkan gugur saat menjalankan tugas di Lebanon. Kepergiannya menambah daftar panjang prajurit Indonesia yang mengorbankan nyawa demi menjaga perdamaian dunia.

Indonesia selama ini dikenal aktif berpartisipasi dalam misi perdamaian yang berada di bawah naungan United Nations. Dalam misi tersebut, para prajurit bertugas menjaga stabilitas wilayah, membantu masyarakat sipil, serta memastikan situasi tetap kondusif di daerah konflik.

Baca Juga :  Warga Cirebon Kritis Setelah Tersengat Listrik Saat Memperbaiki Talang Air

Gugurnya Rico Pramudia menjadi pengingat bahwa tugas sebagai penjaga perdamaian bukanlah hal yang ringan. Para prajurit menghadapi berbagai risiko, mulai dari kondisi keamanan yang tidak stabil hingga ancaman di lapangan yang tidak terduga.

Pemerintah Indonesia dan jajaran TNI menyampaikan duka mendalam atas kepergian prajurit tersebut. Selain itu, penghormatan diberikan atas dedikasi dan pengorbanannya selama menjalankan tugas negara di luar negeri.

Baca Juga :  Menteri Satryo Hindari Wartawan Usai 3 Jam Rapat Tertutup di DPR

Partisipasi Indonesia dalam misi perdamaian dunia merupakan bagian dari komitmen untuk menjaga stabilitas global. Meski penuh tantangan, kontribusi ini menunjukkan peran aktif Indonesia di kancah internasional sebagai negara yang menjunjung tinggi perdamaian.

Sebagai penutup, gugurnya prajurit seperti Rico Pramudia menjadi pengingat akan nilai pengabdian dan keberanian. Pengorbanan mereka tidak hanya untuk bangsa, tetapi juga untuk kemanusiaan secara luas.

Berita Terkait

KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
WNI Alumni Kamboja Jadi Tersangka di Balik Sindikat Judol Internasional Hayam Wuruk
Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri
Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia
Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?
TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional
Said Iqbal Sampaikan 11 Tuntutan Buruh ke Presiden Prabowo di May Day 2026, Pensiun Bebas Pajak Jadi Sorotan
DPR RI Desak Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:31 WIB

KPK Dalami Peran Ajudan dalam Penerimaan Gratifikasi Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Minggu, 10 Mei 2026 - 11:20 WIB

Penggerebekan Markas Judi Online Internasional di Jakarta, Mayoritas Korban Berasal dari Luar Negeri

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:27 WIB

Andi Gani Nena Wea, Tolak Framing Negatif yang Melemahkan Suara Buruh Indonesia

Selasa, 5 Mei 2026 - 11:14 WIB

Larangan Live Streaming Anggota Polri Saat Bertugas, Profesionalisme atau Pembatasan Transparansi?

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:52 WIB

TNI Kirim Dua Personel ke Kamboja untuk Misi Pemantauan ASEAN, Wujud Komitmen Perdamaian Regional

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB