Menteri Satryo Hindari Wartawan Usai 3 Jam Rapat Tertutup di DPR

- Jurnalis

Kamis, 23 Januari 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Satryo terlihat menghindari awak media setelah menjalani rapat tertutup yang berlangsung selama tiga jam di gedung DPR.

Menteri Satryo terlihat menghindari awak media setelah menjalani rapat tertutup yang berlangsung selama tiga jam di gedung DPR.

JAKARTA, koranmetro.com – Menteri Satryo terlihat menghindari awak media setelah menjalani rapat tertutup yang berlangsung selama tiga jam di gedung DPR. Rapat tersebut membahas sejumlah isu penting yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah dan dampaknya terhadap masyarakat.

Rapat Tertutup

Rapat yang diadakan di ruang rapat utama DPR ini dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi dan anggota DPR. Meski agenda rapat tidak dipublikasikan secara rinci, sumber internal menyebutkan bahwa diskusi difokuskan pada strategi pembangunan dan pengelolaan anggaran untuk tahun depan.

Baca Juga :  Panggil CEO Danantara, Prabowo Minta Laporan Kampung Haji hingga Hunian Korban Bencana

Penghindaran Wartawan

Setelah rapat berakhir, Satryo tampak terburu-buru meninggalkan lokasi dan tidak memberikan pernyataan kepada wartawan yang menunggu di luar. Tindakan ini menimbulkan berbagai spekulasi mengenai isi rapat dan keputusan yang diambil. Beberapa wartawan mencoba mengajukan pertanyaan, namun tidak ada tanggapan dari Menteri.

Reaksi Publik

Kejadian ini memicu reaksi beragam di kalangan masyarakat dan netizen. Banyak yang mengungkapkan kekecewaan karena kurangnya transparansi dalam proses pengambilan keputusan pemerintah. Di media sosial, warganet menuntut agar para pejabat lebih terbuka dan akuntabel terhadap publik mengenai isu-isu yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :  Pemerintah Indonesia, Resmi Peraturan Baru Melarang Penjualan Rokok Eceran Per Batang

Penutup

Sementara itu, pihak DPR dan Kementerian terkait diharapkan segera memberikan klarifikasi mengenai hasil rapat tersebut dan alasan di balik keputusan Menteri Satryo untuk tidak berkomunikasi dengan media. Transparansi dan komunikasi yang baik sangat diperlukan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Berita Terkait

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya
Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas
Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel
Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia
Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat
Istana Padat Aktivitas di Awal Oktober, Perombakan Kabinet dan Pelantikan Wantimpres
KPK Dalami Peran Aspri Ridwan Kamil dalam Dugaan Aliran Dana Kasus Iklan Bank BJB
Mendagri Tito Bahas Pembangunan 2.200 Rumah di Papua Pegunungan dan Program Gentengisasi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:17 WIB

Usulan Luhut soal Unsur Kerugian Negara dalam Korupsi, Begini Bunyi UU Tipikor dan Klarifikasinya

Senin, 19 Oktober 2026 - 11:16 WIB

Mantan Komisi II DPR, Pasal PKPU soal Syarat Pencalonan Gibran Tidak Pernah Dibahas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Empat Petugas dan Relawan Gugur dalam Upaya Pemadaman Karhutla di Bromo, Kemenhut Tekankan Keselamatan Personel

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan? Ancaman Berulang dari Lahan Gambut dan Aktivitas Manusia

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Mencegah Praktik Pemerasan Aparat, Perlunya Reformasi Sistemik dan Pengawasan Ketat

Berita Terbaru