Kodam Sampaikan Fakta di Balik Keributan Prajurit, 1 TNI AL Tewas

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 20:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kami tidak akan mentoleransi tindakan yang mencederai disiplin dan kehormatan TNI. Pelaku sudah diamankan, dan proses hukum sedang berjalan sesuai aturan militer,

Kami tidak akan mentoleransi tindakan yang mencederai disiplin dan kehormatan TNI. Pelaku sudah diamankan, dan proses hukum sedang berjalan sesuai aturan militer," tegas Kapendam.

JAKARTA, koranmetro.com – Komando Daerah Militer (Kodam) akhirnya angkat bicara terkait insiden tragis yang melibatkan sesama prajurit TNI dan menyebabkan seorang anggota TNI AL tewas. Kejadian ini dilaporkan terjadi pada Minggu, 23 Februari 2025, di salah satu wilayah tugas militer. Kodam menyampaikan kronologi dan fakta awal untuk menjelaskan peristiwa tersebut. Menurut keterangan resmi yang diberikan oleh pihak Kodam, insiden ini bermula dari perselisihan internal antara dua prajurit yang sama-sama bertugas di lokasi tersebut.

Perdebatan yang awalnya hanya berupa adu argumen berubah menjadi keributan fisik. Situasi pun memanas hingga berujung pada tindakan kekerasan. “Keributan ini melibatkan dua individu yang sebelumnya tidak ada catatan konflik serius. Namun, insiden ini terjadi di luar kendali hingga menyebabkan salah satu prajurit TNI AL kehilangan nyawanya,” ujar Kapendam Kodam dalam konferensi pers, Senin (24/2).

Baca Juga :  Timnas Indonesia Ciptakan Kejutan, Peluang Lolos Piala Dunia Semakin Terbuka

Tindakan dan Penyelidikan

Kodam memastikan bahwa tindakan tegas akan diambil terhadap pelaku keributan yang menyebabkan jatuhnya korban jiwa. Saat ini, investigasi sedang dilakukan oleh Polisi Militer (POM) untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut dan memastikan keadilan ditegakkan. Kami tidak akan mentoleransi tindakan yang mencederai disiplin dan kehormatan TNI. Pelaku sudah diamankan, dan proses hukum sedang berjalan sesuai aturan militer,” tegas Kapendam.

Respons dari Pihak TNI AL

Di sisi lain, pihak TNI AL menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kehilangan salah satu anggota terbaiknya. Laksamana Madya TNI Basuki, perwakilan dari TNI AL, menyatakan bahwa insiden ini merupakan tragedi yang tidak seharusnya terjadi di lingkungan militer yang menjunjung tinggi solidaritas. Kami turut berduka cita atas kehilangan ini. Kami juga mendukung penuh investigasi yang sedang dilakukan agar kebenaran terungkap dan tindakan hukum dapat dilakukan dengan adil,” ujar Basuki.

Baca Juga :  Klasemen Liga Voli Korea, Red Sparks Terpuruk Setelah Empat Kekalahan Beruntun

Langkah Preventif untuk Masa Depan

Kodam juga menekankan pentingnya evaluasi internal untuk mencegah insiden serupa di kemudian hari. Penguatan komunikasi, pengelolaan emosi, dan pelatihan kedisiplinan akan menjadi fokus utama dalam pembinaan prajurit ke depan .“Kami akan memperketat pengawasan dan pembinaan agar kejadian seperti ini tidak terulang.

TNI adalah institusi yang menjunjung tinggi nilai persatuan dan profesionalisme,” tutup Kapendam. Peristiwa ini menyisakan luka mendalam bagi keluarga korban dan juga institusi TNI. Masyarakat berharap langkah tegas dari pihak militer dapat memberikan keadilan serta memastikan bahwa tragedi seperti ini tidak terjadi lagi di masa mendatang.

Berita Terkait

Jejak Emas Indonesia di Thailand Open, Dominasi Susi Susanti dan Greysia Polii yang Legendaris
Buronan Pembunuhan AS Ditangkap Imigrasi di Bali, Langsung Dideportasi ke Amerika
Terungkap! Ini Wajah Pasutri yang Diduga Gasak Rp28 Miliar Dana Gereja untuk Umroh & Hidup Mewah
Drama di Allianz Arena, Bayern Munchen Kalahkan Real Madrid 4-3, Stanisic Murka ke Rüdiger
Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan
Pesta Gol Memukau di Camp Nou, Barcelona Hancurkan Newcastle 7-2, Lolos ke Perempatfinal Liga Champions
Nova Arianto Selaraskan Visi Bermain, Timnas U-20 Siap Linier dengan Garuda Senior di TC Surabaya
Bahar bin Smith Disebut Sudah Minta Maaf, GP Ansor Tangerang Bilang Belum Kami Terima Sama Sekali
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:14 WIB

Jejak Emas Indonesia di Thailand Open, Dominasi Susi Susanti dan Greysia Polii yang Legendaris

Jumat, 24 April 2026 - 11:23 WIB

Buronan Pembunuhan AS Ditangkap Imigrasi di Bali, Langsung Dideportasi ke Amerika

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Terungkap! Ini Wajah Pasutri yang Diduga Gasak Rp28 Miliar Dana Gereja untuk Umroh & Hidup Mewah

Kamis, 16 April 2026 - 11:22 WIB

Drama di Allianz Arena, Bayern Munchen Kalahkan Real Madrid 4-3, Stanisic Murka ke Rüdiger

Selasa, 14 April 2026 - 11:25 WIB

Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan

Berita Terbaru

Merkuri (mercury) sering kali menjadi bahan “ajaib” yang ditambahkan pada produk skincare, terutama krim pemutih wajah.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Waspada Merkuri dalam Skincare, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Merusak Otak dan Organ Tubuh

Selasa, 12 Mei 2026 - 11:19 WIB