Aremania Iringi Pemakaman Legenda Singo Edan, Ahmad Masih Gunakan Kruk

- Jurnalis

Rabu, 26 Februari 2025 - 20:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepergian Ahmad Irianto tentu meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar Arema FC. Namun, semangat dan kecintaan Aremania terhadap Singo Edan diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya

Kepergian Ahmad Irianto tentu meninggalkan duka mendalam bagi seluruh keluarga besar Arema FC. Namun, semangat dan kecintaan Aremania terhadap Singo Edan diharapkan dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya

JAKARTA, koranmetro.com – Ribuan Aremania memadati prosesi pemakaman legenda Arema FC yang meninggal dunia setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya. Suasana haru menyelimuti pemakaman yang berlangsung di Malang, di mana para suporter, rekan sesama pemain, serta keluarga besar klub memberikan penghormatan terakhir kepada sosok yang telah menjadi ikon dalam sejarah tim berjuluk Singo Edan.

Di tengah kerumunan, sosok Ahmad menarik perhatian. Mantan pemain Arema yang masih dalam masa pemulihan cedera ini terlihat menggunakan kruk saat menghadiri pemakaman. Kehadirannya menunjukkan betapa besar rasa hormat dan kehilangan yang dirasakan oleh para pemain dan suporter terhadap sosok yang telah memberikan kontribusi luar biasa bagi klub.

Baca Juga :  Gubernur Lemhannas Siap Berikan Materi di Retret Kepala Daerah di Magelang

Suara yel-yel dan chant kebanggaan Arema menggema sepanjang prosesi, sebagai bentuk penghormatan terakhir dari Aremania. Beberapa suporter bahkan membawa atribut klub, seperti syal dan bendera, yang kemudian diletakkan di atas makam sebagai simbol kecintaan dan penghargaan kepada sang legenda.

Baca Juga :  Lucinta Luna Dilirik Youtuber iShowSpeed di Malaysia Hingga Dipanggil Baddie

Pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh para suporter dan rekan-rekan almarhum. Mereka berharap semangat dan dedikasi yang telah ditunjukkan oleh sang legenda dapat terus menginspirasi generasi pemain Arema berikutnya.

Dengan kepergiannya, Arema FC kehilangan salah satu sosok besar yang telah mengukir sejarah dalam klub. Namun, warisan perjuangannya di lapangan hijau akan terus hidup dalam ingatan para penggemar dan dunia sepak bola Indonesia.

Berita Terkait

Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah
Ketergantungan Fiskal Daerah, Antara Realitas Transfer Pusat dan Tuntutan Kemandirian
BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas
Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun
Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?
Dasco Terima Serikat Karyawan Telkom, Pastikan Tak Ada PHK Imbas “Streamlining”
Prabowo kepada Perwira Remaja TNI-Polri, Setialah kepada Rakyat Indonesia
PBNU Tetapkan Logo Muktamar Ke-35 NU, Ini Maknanya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 10:59 WIB

Polemik Makalah MBG untuk Nobel, Istana dan Kemendikti Tegaskan Bukan Inisiatif Pemerintah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Ketergantungan Fiskal Daerah, Antara Realitas Transfer Pusat dan Tuntutan Kemandirian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:11 WIB

BGN Tutup Permanen 833 Dapur Program MBG karena Langgar Standar Higienitas

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:24 WIB

Prabowo Optimis, Ekonomi Indonesia Diprediksi Lampaui Jerman, Inggris, dan Prancis dalam 25 Tahun

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:07 WIB

Teka-Teki Kepemilikan Emas 74 Kilogram, Siapa Pemilik Sahnya?

Berita Terbaru

Di media sosial, terutama TikTok, tren fiber maxxing sedang ramai dibicarakan. Istilah ini merujuk pada upaya sengaja meningkatkan asupan serat sebanyak mungkin setiap hari.

LIFE STYLE & ENTERTAINMENT

Tren Fiber Maxxing, Apakah Lebih Banyak Serat Selalu Lebih Baik?

Sabtu, 8 Agu 2026 - 10:53 WIB