Dua Insiden Penembakan di Mimika, TNI Pastikan Tidak Ada Hubungan Antar Peristiwa

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepolisian dan TNI kembali memberikan klarifikasi terkait dua peristiwa penembakan yang terjadi di Kabupaten Mimika,

Kepolisian dan TNI kembali memberikan klarifikasi terkait dua peristiwa penembakan yang terjadi di Kabupaten Mimika,

JAKARTA, koranmetro.com – Kepolisian dan TNI kembali memberikan klarifikasi terkait dua peristiwa penembakan yang terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, dalam waktu yang berdekatan. Kedua kejadian tersebut sempat menimbulkan spekulasi di masyarakat, namun TNI menegaskan bahwa insiden itu tidak saling terkait.

Insiden pertama terjadi pada 6 April 2026 di kawasan Kwamki Narama, di mana seorang warga sipil menjadi korban penembakan. Beberapa hari kemudian, tepatnya pada 9 April 2026, terjadi penembakan lagi di wilayah yang berbeda, kali ini menewaskan seorang anggota TNI.

Klarifikasi Resmi dari TNI

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Izak Pangemanan, menyatakan bahwa kedua peristiwa tersebut merupakan insiden terpisah dengan motif dan pelaku yang berbeda.

“Kami telah melakukan investigasi awal dan dapat memastikan bahwa tidak ada keterkaitan antara dua kejadian penembakan tersebut. Satu kasus melibatkan konflik pribadi, sementara yang lain diduga terkait dengan aksi kriminal biasa,” ujar Panglima dalam konferensi pers di Timika.

Baca Juga :  Airlangga Beri Respons Terkait Zona Ekonomi Khusus Singapura-Malaysia, Belajar dari RI

TNI juga menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Polri untuk mengungkap pelaku dan motif di balik kedua peristiwa tersebut. Saat ini, tim gabungan sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku yang masih buron.

Kondisi Keamanan di Mimika

Meski kedua insiden tidak saling terkait, Panglima mengakui bahwa situasi keamanan di Mimika dan sekitarnya masih menjadi perhatian serius. Pihak TNI dan Polri telah meningkatkan patroli dan pengawasan di wilayah rawan, terutama di sekitar kawasan pertambangan dan pemukiman warga.

Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial. “Kami mohon masyarakat tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Fenomena Kecurangan di Sekolah, Mendikdasmen Berencana Revitalisasi Metode Pembelajaran

Respons Masyarakat dan Tokoh Lokal

Beberapa tokoh masyarakat Mimika menyambut baik klarifikasi dari TNI. Mereka berharap kedua kasus ini dapat segera diungkap agar tidak menimbulkan ketakutan di kalangan warga.

“Yang terpenting adalah keamanan dan ketertiban masyarakat. Kami mendukung aparat untuk bekerja secara profesional dan transparan,” ujar salah seorang tokoh adat setempat.

Dua peristiwa penembakan di Mimika yang sempat menjadi perhatian publik akhirnya mendapatkan penjelasan resmi dari TNI. Dengan pernyataan bahwa kedua kejadian tidak saling terkait, diharapkan masyarakat dapat lebih tenang dan tidak terpecah oleh spekulasi yang berkembang.

Berita Terkait

Lowongan Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Terbuka, Dijamin Tanpa Calo dan Ordal
Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan
Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional
WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel
Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor
Duka Pahlawan Perdamaian, Indonesia Kecam Keras Serangan di Lebanon dan Desak PBB Ambil Tindakan Nyata
Dari Vonis Bebas hingga Dugaan Intimidasi, Komisi III DPR Bedah Polemik Kasus Videografer Amsal Sitepu
Duka Mendalam dari Lebanon, Gugurnya Tiga Prajurit TNI dan Seruan Indonesia untuk Rapat Darurat Dewan Keamanan PBB
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 12:32 WIB

Dua Insiden Penembakan di Mimika, TNI Pastikan Tidak Ada Hubungan Antar Peristiwa

Selasa, 14 April 2026 - 11:25 WIB

Modus Mengerikan Bupati Tulungagung, Memeras Bawahan dengan Ancaman Mutasi dan Penurunan Jabatan

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Laut Indonesia Lebih Vital dari Selat Hormuz, Prabowo Ingatkan Strategi Maritim Nasional

Kamis, 9 April 2026 - 12:26 WIB

WFH Setiap Jumat Wajib Diterapkan, Wamendagri Tegaskan Instruksi Keras kepada Gubernur Kalsel

Rabu, 8 April 2026 - 11:09 WIB

Respons Komdigi atas Pembatasan Konten Magdalene, Tindak Lanjut Aduan Masyarakat, Bukan Sensor

Berita Terbaru